Makanan Untuk Bayi Usia 6-8 Bulan

Setiap ibu menginginkan bayinya tumbuh sehat dan memiliki badan yang montok, maka mereka berusaha memberikan asupan nutrisi yang mencukupi untuk bayinya. Saat bayi memasuki usia 6 maka sudah saatnya ibu memberikan makanan padat pertama untuk si kecil, karena usia ini bayi dinilai sudah mampu mencerna aneka makanan padat sederhana. Untuk makanan bayi usia 6-8 bulan ini bisa berupa sereal yang bisa beli produk dari pabrik makanan bayi.

Ataupun bisa membuat makanan bayi ini sendiri dirumah, dengan membuat makanan bayi sendiri kita bisa berkreasi semenarik mungkin agar sikecil menyukainya. Dan jangan lupa memperhatikan faktor nutrisi jika membuat makanan bayi sendiri, misalnya kandungan protein, vitaminnya, zat besi yang penting untuk pertumbuhan bayi. Bagi yang awam masalah nutrisi bisa konsultasi dengan ahli gizi atau bertanya kepada petugas posyandu saat pemeriksaan rutin bulanan.

Agar sikecil tidak cepat bosan ibu dapat mencari resep makanan bayi di internet ataupun majalah – majalah ibu dan anak yang biasanya mencantumkan resep makanan bayi di setiap edisinya. Untuk contoh resep makanan bayi berikut ini bisa di coba.
Bubur Biskuit

Cara membuatnya:
  1. Ambil biskuit susu beberapa keping secukupnya.
  2. Hancurkan biskuit dalam mangkuk.
  3. Tuang susu hangat dan campur rata dengan biskuit yang telah hancur tadi.
  4. Segera berikan pada bayi saat kondisinya masih hangat.
Tapi dari semua hal diatas yang penting dan tak bisa digantikan dengan apapun bagi bayi ya ASI eksklusif karena didalamnya terkandung semua nutrisi yang diperlukan bayi. Serta dengan menyusui hubungan emosional antara ibu dengan bayi menjadi semakin dekat.

Pakar Bayi

12 Makanan untuk Tingkatkan Memori dan Konsentrasi

Otak merupakan organ yang mengkonsumsi sebagian besar energi, yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Sebuah organ yang bekerja secara ajaib, untuk mempertahankan dan mengoperasikan berbagai organ tubuh penting lainnya.

Otak juga merupakan organ yang paling rumit dalam tubuh manusia. Dengan demikian, kekuatan otak menentukan sifat mental yang berdampak langsung pada memori, konsentrasi, fisik dan berbagai karakteristik perilaku lainnya pada manusia.

Mengingat pentingnya fungsi otak, kita harus memperhatikan makanan, yang dapat meningkatkan memori dan konsentrasi. Selain latihan dan meditasi, ada makanan tertentu yang meningkatkan memori dan konsentrasi organ otak secara alami.

Lalu makanan apa saja yang mampu meningkatkan konsentrasi dan memori otak? Mari kita lihat daftar makanan untuk meningkatkan memori dan konsentrasi yang kami lansir dari Boldsky:

1. Bayam
Bayam merupakan sumber yang luar biasa dari zat besi, kalium dan seng, yang semuanya memiliki dampak positif tertinggi pada kesehatan mental. Bayam juga kaya akan vitamin B, A dan K. Vitamin K misalnya mengatur aliran darah dan mengisi ulang kesehatan sel-sel otak, dengan mengalirkan darah ke otak.

2. Tomat
Tomat memiliki sifat anti-kanker yang kuat, karena memiliki lycopene. Komponen ini juga penting mencegah demensia dan meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan.

3. Kacang
Kacang, termasuk kenari, almond dan hazelnut bekerja ajaib untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi. Kacang kaya akan omega-3, asam lemak dan protein yang membantu dalam meremajakan sel-sel otak. Kacang adalah makanan yang sangat efektif untuk meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.

4. Quinoa
Quinoa adalah sumber karbohidrat kompleks dan serat yang efektif mengatur gula darah dalam tubuh. Quinoa memiliki kemampuan untuk mengatur kadar gula darah, sehingga memori dan konsentrasi dorongan secara alami.

5. Biji Chia
Biji yang mirip selasih ini, kaya akan asam lemak omega-3. Biji Chia adalah makanan yang dapat meningkatkan kesehatan mental. Asam lemak omega-3, sangat penting bagi kesehatan mental sehingga meningkatkan konsentrasi.

6. Coklat
Coklat, khususnya coklat gelap, dikenal sebagai makanan yang sangat baik untuk meningkatkan konsentrasi dan memori. Zat di dalam coklat akan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh, yang memungkinkan lebih banyak darah mengalir ke otak.

7. Buncis
Buncis adalah satu di antara sayuran sehat di dunia. Buncis kaya akan vitamin termasuk vitamin B, folat dan asam lemak omega-3. Buncis juga mengandung karbohidrat kompleks, yang mengatur aliran darah ke otak dan mencegah potensi lonjakan gula.

8. Alpukat
Alpukat mengandung vitamin B6, E, C dan K. Juga mengandung lemak monosaturated, asam omega-3 dan omega-6 asam lemak. Fungsinya mempercepat aliran darah ke otak dan mengurangi risiko menghadapi stroke otak.

9. Blueberry
Kandungan antioksidan dalam blueberry meredam pengaruh radikal bebas di sel-sel otak. Blueberry juga meningkatkan pencernaan dan melindungi organ hati, dari dipengaruhi racun dalam makanan.

10. Brokoli
Brokoli termasuk dalam sayuran yang paling sehat di dunia. Komposisi yang kaya mencakup serat makanan, vitamin B, K dan C, zat besi, kalium dan asam folat, mempunyai manfaat yang luar untuk kesehatan mental.

11. Kubis
Kubis mengandung glucosinolates yang memiliki sifat anti-kanker yang kuat. Kubis juga kaya akan fitonutrien, yang memainkan peran utama dalam meningkatkan memori dan konsentrasi.

12. Gandum dan biji-bijian
Gandum murni mengandung banyak bahan-bahan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan mental. Gandum juga sumber serat yang baik, karbohidrat kompleks dan asam lemak omega-3. Selain itu, gandum kaya vitamin B yang membantu untuk mengatur aliran darah ke otak.

Expresiku

Manfaat Daun Sirih Merah Untuk Mengatasi Beragam Penyakit

Manfaat daun sirih merah dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang lebih beragam. Karena beragamnya khasiat daun sirih merah menjadikan sirih merah naik daun dan banyak digemari. Jika kita lebih mengenal daun sirih hijau secara turun temurun yang dapat mengobati berbagai macam penyakit, maka kini tidak ada salahnya Anda mencoba daun sirih merah yang juga sangat berkhasiat.

Daun sirih merah atau yang memiliki nama latin Piper betle L. Var rubrum memang belum diketahui secara pasti asalnya dari mana. Namun demikian khasiat dan manfaat daun sirih sudah teruji secara klinis sehingga kini banyak dikembangkan berbagai macam penelitian lebih lanjut.

Seperti yang dikutip dari kesehatan.kompas.com, berikut ini beberapa manfaat dan khasiat daun sirih merah yang bisa Anda dapatkan dan cara pengolahannya untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Untuk mengatasi diabetes
  • Ramuan tunggal: Ambil tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Kemudian cuci bersih, iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) hingga mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.
  • Ramuan dengan tanaman obat lain: Ambil tiga lembar sirih merah ukuran sedang, 40 gram kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 gram kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan tersebut diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali tiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.
Untuk menambah nafsu makan
Petik dan ambil daun sirih merah yang tidak terlalu tua sebanyak 10 lembar. Kemudian cuci hingga bersih menggunakan air yang mengalir. Setelah itu rebus daun sirih merah ditambah gula putih 100 gram dengan air 4 gelas (800 ml) hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Minum tiga kali sehari setelah dingin, tuangkan ke dalam botol yang bersih dan steril. Ramuan ini Anda minum tiga kali sehari, sekali minum satu sendok makan.

Untuk mengatasi organ kewanitaan
Ambil daun sirih merah tua sebanyak 8 lembar kemudian cuci sampai bersih. Setelah itu iris-iris selebar 1 cm. Rebus dengan air 800 ml hingg mendidih. Gunakan untuk membersihkan daerah kewanitaa setelah dingin, gunakan dua kali dalam sehari. 

Memang tanaman herbal tidak sebatas manfaat daun sirsak saja, masih banyak lagi bahan-bahan alami dari alam yang bisa Anda manfaatkan untuk mengatasi berbagai macam gangguan kesehatan.

Semoga bermanfaat!

10 Tahapan Proses Pembuatan Bayi Tabung

Secara sederhana, bayi tabung adalah proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh ibu, istilahnya in vitro vertilization (in vitro bahasa latin, artinya “dalam gelas atau tabung,” vertilization artinya pembuahan). Dalam proses bayi tabung, sel telur matang diambil dari indung telur ibu, dibuahi dengan sperma di dalam medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke rahim dengan harapan berkembang menjadi bayi.

Berikut 10 tahapan dalam proses pembuatan bayi tabung:
  1. Seleksi pasien. Apakah Anda dan suami layak mengikuti program bayi tabung. Bila layak, baru bisa masuk dan mengikuti program bayi tabung.
  2. Stimulasi atau merangsang indung telur untuk memastikan banyaknya sel telur. Secara alami, sel telur hanya satu. namun untuk bayi tabung, perlu lebih dari sati sel telur untuk memperoleh embrio.
  3. Pemantauan pertumbuhan folikel (cairan berisi sel telur di indung telur) melalui ultrasonografi. Tujuannya, melihat apakah sel telur sudah cukup metang untuk ‘dipanen.’
  4. Mematangkan sel telur dengan menyuntikkan obat agar siap ‘dipanen.’
  5. Pengambilan sel telur, kemudian diproses di laboraturium.
  6. Pengambilan sperma suami (pada hari yang sama). Jika tidak ada masalah, pengambilan dilakukan lewat masturbasi. Jika bersamalah, pengambilan sprema langsung dari buah zakar melalu operasi.
  7. Pembuahan atau (fertilisasi) di dalam media kultur di laboraturium. hasilnya embrio.
  8. Transfer embrio kembali ke dalam rahim agar terjadi kehamilan, setelah embrio terbentuk.
  9. Penunjang fase luteal untuk mempertahankan dinding rahim. Dokter emberi obat untuk mempertahankan dinding rahim ibu agar terjadi kehamilan.
  10. Terakhir, proses simpan beku embrio. Jika ada embrio lebih, bisa disimpan untuk kehamilan selanjutnya. (me) | AyahBunda
Di mana?

Siloam Hospital Surabaya.
Telp. 031-503 1333
Klinik Melati, Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta.
Telp. 021- 566 8284
Klinik Morula, Rumah Sakit Bunda Jakarta.
Telp. 021-3192 2005
Klinik Permata Hati RS dr.Sarjito Yogyakarta.
Telp. 0274-587 333
Aster Fertility Clinic, Bandung.
Telp. 022-7081 3800

Tinggi Dan Berat Badan Ideal Bayi

Untuk mengetahui berat badan dan ukuran tinggi bayi yang ideal, masing-masing wilayah punya standar yang berbeda-beda. Bayi yang berasal wilayah Asia pada umumnya punya bentuk badan yang lebih kecil jika dibandingkan dengan bayi yang berasal dari Eropa, maka standarnya juga tidak seberat dan setinggi bayi yang berasal dari wilayah itu.

Sesuai dengan ukuran standar dari Departemen Kesehatan Indonesia, berat badan untuk usia bayi yang masih dibawah tiga bulan adalah antara 3,4 hingga 5,7 kilogram. Sedangkan untuk tinggi badan bayi yang ideal adalah sekitar 40,5 hingga 60 sentimeter. Kemudian ketika usia bayi menginjak umur empat sampai enam bulan, maka berat badan bayi yang ideal adalah 5 sampai 7,4 kilogram. Untuk ukuran ideal tinggi badannya sekitar 62,5 sampai 66 sentimeter.

Setelah usia bayi masuk pada umur tujuh sampai sembilan bulan, berat badan bayi naik menjadi sekitar 8 sampai 8,9 kilogram. Demikian pula dengan tinggi badan bayi yang juga mengalami pertambahan menjadi 67,5 sampai 70, 5 sentimeter. Sedangkan bayi yang usianya antara sepuluh bulan sampai dengan satu tahun berat idealnya adalah antara 9,3 dan 9,9 kilogram. Adapun tinggi badannya mencapai ukuran antara 72 sampai 74,5 sentimeter. Dan semakin bertambah usia bayi, maka berat badan dan ukuran tinggi badannya juga terus bertambah.

Namun demikian, ukuran ideal berat badan bayi dan tinggi badan bayi tersebut tidak bersifat mutlak, karena ada beberapa faktor yang ikut mempengaruhi pertumbuhan ukuran berat dan tinggi badan bayi. Salah satu faktor tersebut adalah kondisi dari kedua orang tua bayi. Jika mereka punya ukuran badan yang lebih besar dan tinggi, maka ada kemungkinan berat badan bayi juga lebih banyak dibanding dengan bayi yang orang tuannya lebih kurus. Demikian pula jika bapak dan ibu bayi punya badan yang lebih jangkung, maka tinggi badan bayi juga bisa lebih panjang dibanding dengan bayi yang lain.

Selain itu faktor gizi dan makanan yang sehat juga punya pengaruh terhadap pertumbuhan berat badan bayi dan ukuran ketinggiannya. Makin bagus pasokan gizi yang masuk, maka berat dan tinggi badan bayi juga bisa makin bagus dan ideal. | Pakar Bayi

Kapan Waktu Paling Tepat Memberikan Makanan Terpisah Untuk Sang Anak

Kapan Anak Diberikan Makanan Terpisah?

Mulai umur berapa sebaiknya anak mulai makan makanan yang dipisah-pisah (sayur sendiri, lauk sendiri, nasi sendiri)? Pertanyaan ini ditanyakan oleh seorang mommies anggota milist We R Mommies beberapa saat yang lalu. Selain itu beliau pun ingin mengetahui lebih lanjut cara pembuatan resep resep sop seperti sop wortel. sop kacang merah dan jenis sop lainnya "apa sih yang harus diperhatikan?".

Tanggapan pertama datang dari seorang mommies yang menceritakan pengalaman cara pengenalan makanan tambahan pada putrinya. Metode pengenalan makanan yang ia jalankan adalah sbb:
  • Pengenalan bubur nasi dari beras putih atau beras merah pada bulan ke enam usia anak. Dimasak hanya sedikit (kira kira 1 sdm), kemudian setelah masak bubur nasinya disaring. Setelah beberapa saat, porsinya ditambah menjai 2 sdm, 3 sdm dst. Semakin lama kekentalan bubur semakin ditambah. Bubur nasi tersebut beliau berikan pada pagi hari. Namun menurut info yang pernah ia baca, pengenalan makanan baru baik dilakukan pada saat malam hari. 
  • Pada bulan ketujuh, anak mulai dikenalkan makanan lain: kentang, buah, sayur, tahu, tempe dll. Untuk mengenalkan satu makanan baru, biasanya makanan tersebut diberikan beberapa hari terus menerus agar si anak kenal akan rasa makanan barunya. Pada awalnya semuanya diberikan secara terpisah. Bila digabung, biasanya ia sertakan pula makanan yang telah putrinya kenal. Semua bahan tersebut melalui proses penyaringan manual dengan saringan. Saat itu putrinya sudah makan tiga kali sehari.
  • Pengenalan bubur yang tidak disaring dimulai di usia 8 bulan. Semua makanan dipotong dengan ukuran kecil kecil. Beliau mengatakan, pada periode ini ia menggunakan slow cooker, jadi semua makanan-termasuk sayur- menjadi empuk sekali. Pada usia ini, putrinya sudah makan 5 kali sehari termasuk snack.
  • Pada bulan ke sembilan, baru dikenalkan protein hewani. Cara pemasakannya juga dicampur, namun bentuk aslinya masih terlihat.
Menanggapi "makan terpisah" beliau menuliskan "Mungkin maksud yang terpisah-pisah itu, semua masih ada bentuk aslinya. Jadi anak dikenalkan dengan tekstur makanan sehingga mereka tidak malas mengunyah. Karena yang dikhawatirkan bila kita terlambat memperkenalkan makanan kasar, pertumbuhan rahang akan menjadi terhambat".

"Kalau masak sop-sopan, biasanya semua bahan saya potong kecil-kecil disesuaikan dengan kemampuan mengunyah putri saya" tulisnya dalan menjawab pertanyaan tentang cara pembuatan sop pada anak anak. Beliau juga menuliskan bahwa ia tidak memberikan putrinya makanan instant yang tinggal ditambah air. Bila dalam keadaan repot, biasanya ia membeli gerber. Untuk snack beliau biasa memberikan produk jadi seperti biskuit, yoghurt dan ice cream. Menu sarapan pun bisa bervariasi, kadang cornflakes atau roti berlapis butter dan keju.

Penundaan pemberian telur juga perlu dipertimbangkan pada anak yang memiliki potensi alergi. "Dari awal hingga kini, makanan putri saya selalu dicampur. Seperti menu hari ini: bubur+wortel+kacang polong+buncis+jagung+ayam+bawang bombay. Semuanya dimasak jadi satu, tapi ada teksturnya" demikian mom ini menutup postingannya di WRM. (WRM/DAI)

Imunisasi MMR Tidak Sebabkan Autisme Pada Anak

Sudah sejak lama imunisasi MMR ini menjadi suatu kontroversial karena dihubungkan dengan terjadinya kelainan autisme pada anak. Tapi beberapa peneliti baru-baru ini mengungkapkan bahwa mereka mempunyai bukti kuat bahwa imunisasi MMR tidak berhubungan dengan terjadinya autisme.

Pada tahun 1993, suntikan MMR (measles, mumps and rubella) di kota Jepang telah ditarik dan tidak boleh diberikan pada anak lagi. Tapi kenyataannya, sampai saat ini insidens terjadinya autisme tetap meningkat.

Di Jepang, suntikan MMR diberikan pada anak usia 1 tahun. Di tahun 1988, sebanyak 69,8% anak mendapat suntikan anak, di tahun 1990 menurun hingga mnejadi 33,6% dan di tahun 1992 hanya tinggal 1,8%. Dan akhirnya di tahun 1993, vaksinasi ini ditarik oleh pemerintah.

Kejadian MMR sendiri adalah 48 kasus dari 10.000 anak yang dilahirkan di tahun 1988. Dan tetap terjadi peningkatan walaupun vaksinasi MMR telah ditarik yaitu terdapat 117,2 kasus autisme dari 10.000 anak yang dilahirkan pada tahun 1996.

Tapi para peneliti tetap dituntut melakukan suatu penelitian untuk membuktikan bahwa vaksin MMR ini benar-benar aman digunakan dan tidak menyebabkan autisme pada anak.

Kekhawatiran ini muncul sejak tahun 1998 dimana suatu penyelidikan seorang ahli yang dituangkan dalam jurnal the Lancet, meng-klaim bahwa imunisasi MMR mungkin merupakan pencetus dari terjadinya autisme pada anak. Sebenarnya belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut dan kebanyakan peneliti percaya bahwa vaksin ini aman untuk diberikan pada anak. Tapi hal ini telah membuat semakin sedikit anak yang mendapat vaksinasi MMR.

Vaksinasi MMR adalah vaksin yang diberikan untuk meningkatkan ketahanan tubuh anak terhadap penyakit Mumps (gondongan), Measles (campak) dan Rubella (campak jerman).

Sumber: Journal of Child Psychology and Psychiatry

Tips Saat Hamil, Agar Air Susu Banyak

Pada masa kehamilan terkadang banyak ibu melupakan apa yang harus dia lakukan agar kondisi setelah melahirkan dapat berjalan mulus. Salah satu hal yang sering terlupakan di masa kehamilan adalah air susu. Banyak tips kehamilan yang tidak membahas hal ini.

Orang awam berpikir bahwa untuk menghasilkan air susu berkualitas semuanya dilakukan ketika bayi telah lahir. Padahal tidak, agar air susu banyak dan berkualitas usaha harus dilakukan sejak masa kehamilan. Tidak jarang, ketika baru melahirkan air susu tidak keluar, hal ini disebabkan oleh perawatan yang kurang selama masa kehamilan.

Berikut tips kehamilan agar air susu banyak yang dapat Anda lakukan:
  1. Perawatan Payudara. Perawatan payudara sangat penting dilakukan di masa kehamilan. Karena payudara adalah organ penghasil air susu ibu. Perawatan payudara berfungsi untuk merangsang kelenjer susu untuk memproduksi air susu nantinya agar air susu banyak. Jika Anda tidak melakukan perawatan terhadap payudara di masa kehamilan ini akan menimbulkan kasus air susu tidak keluar setelah Anda melahirkan. Pada usia kehamilan di bawah 3 bulan perawatan dapat dilakukan dengan memijat puting susu secara perlahan. Hal ini berfungsi untuk membuat puting susu menojol keluar. Pada usia kehamilan 4 sampai 9 bulan lakukanlah pijitan minimal 10 menit per hari dengan menggunakan minyak kelapa. Pijitan ini berfungsi untuk merangsang kelenjer susu agar berproduksi, selain itu untuk membersihkan kotoran yang mungkin ada di payudara dan puting susu Anda.
  2. Makanan. Konsumsilah makanan yang sehat dan bergizi, selain berfungsi untuk perkembangan janin Anda. Makanan yang Anda makan juga berfungsi untuk perkembangan payudara Anda agar dapat bekerja dengan baik setelah Anda melahirkan nanti. Perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung protein. Selain itu jangan lupa untuk mengonsumsi sayuran dan buah.
  3. Imbangi dengan susu. Minumlah susu yang diolah khusus untuk ibu hamil. Susu ibu hamil juga mengandung zat sangat penting untuk kerja payudara Anda. Sehingga setelah Anda melahirkan, air susu Anda dapat keluar dengan lancar dan banyak.
Pakar Bayi

Ternyata Kencur Sangat Bermanfaat Bagi Kesehatan Bayi

Kencur atau kaempferia galanga merupakan ramuan tradisional yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bayi. Pemanfaatan kencur untuk bayi telah dilakukan secara turun temurun. Selain itu, pemanfaatan kencur untuk bayi telah mendapat pengakuan dari para ahli medis dan ahli farmakologi.

Manfaat kencur sangat beragam tergantung dari penggunaan kencur itu sendiri, sedangkan penggunaan kencur sebagai ramuan tradisional ada dua jenis yaitu dengan cara diminum atau dioleskan.

Manfaat kencur dengan penggunaan secara dioleskan diantaranya adalah:
  • Kencur mengandung minyak atsiri yang sangat baik untuk bayi, karena minyak atsiri mempunyai efek analgesik yang dapat menghangatkan tubuh bayi. Penggunaan kencur untuk bayi agar dapat menghangatkan bayi adalah dengan cara menumbuk lembut kencur, kemudian peraslah hasil tumbukan tersebut. Oleskan hasil perasan kencur pada seluruh bagian tubuh bayi, niscaya bayi akan terasa hangat sehingga nyenyak tidurnya.
  • Parutan kencur dapar menghilangkan pegal-pegal, keseleo dan rasa nyeri (karena kencur bersifat analgesik) pada tubuh bayi, sehingga bayi akan lebih tenang dan tidak rewel.
  • Dapat mencegah masuk angin apabila dioleskan pada perut bayi.
Sedangkan manfaat kencur jika diminum oleh bayi atau anak diantaranya adalah:
Ramuan tradisonal kencur mengandung mineral yang baik untuk perkembangan motorik bayi.
  • Ekstrak methanol yang terdapat pada kencur dapat menjadi imunitas alami bayi. Karena ekstrak methanol dapat menghalangi pertumbuhan virus dan bakteri dalam tubuh.
  • Jamu beras kencur dapat meningkatkan nafsu makan.
  • Minum perasan kencur secara rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
  • Perasan kencur dapat digunakan sebagai ramuan tradisional yang mampu mengobati berbagai penyakit yang menimpa bayi seperti radang lambung, radang telinga, influenza, gangguan pernafasan, diare, muntah-muntah, keracunan akibat makanan dan batuk berdahak.
Penggunaan kencur untuk bayi dengan cara diminum mungkin merupakan hal yang sulit dilakukan, karena bayi tentu akan menolak untuk meminum kencur. Penolakan bayi untuk meminum kencur biasanya dikarenakan bau dan rasa kencur yang sangat menyengat.

Oleh karena itu campurlah perasan kencur dengan gula atau madu untuk mengurangi rasa kencur yang menyengat, sedangkan untuk mengurangi bau kencur yang menyengat ibu dapat menambahkan daun pandan atau vanili pada perasan kencur. | Pakar Bayi

Ciri - Ciri Bayi Cacingan

Cacingan merupakan penyakit yang sering menimpa bayi dan balita. Cacingan terjadi karena terinfeksinya tubuh bayi oleh cacing parasit, cacing parasit tersebut diantaranya adalah cacing kremi, cacing pita, cacing gelang dan cacing tambang. Cacing pada bayi masuk ke dalam tubuh bayi melalui makanan ataupun pori-pori tubuh bayi.

Lingkungan yang tidak higienis dan kurangnya memperhatikan kebersihan menjadi faktor terbesar terjangkitnya cacingan pada bayi.

Gejala dan ciri bayi cacingan sebenarnya sangatlah jelas, hal tersebut dapat diketahui dari keadaan tubuh bayi yang tampak terlihat seperti bayi kurang gizi.

Ciri - Ciri Bayi Cacingan Diantaranya:
  • Bayi akan tampak lesu, lemah, lemas dan terlihat pucat. Hal tersebut dikarenakan cacing pada bayi yang bersifat parasit menghisap darah yang ada pada pembuluh darah bayi.
  • Bayi rewel dan sering terlihat tidak nyaman. Kemungkinan besar penyebab ketidaknyamanan bayi adalah dubur bayi yang gatal. Dubur yang gatal merupakan salah satu gejala cacingan.
  • Ciri bayi cacingan yang sangat khas adalah perut buncit tetapi badannya kurus. Hal tersebut sering menjadikan bayi terlihat seperti bayi kurang gizi.
  • Batuk berkepanjangan. Hal ini dapat terjadi apabila cacing pada bayi telah menginfeksi paru-paru bayi, sehingga mengganggu sistem pernafasan bayi.
  • Gangguan lambung, seperti diare, perut kembung dan susah buang air besar. Hal tersebut terjadi karena cacing pada bayi telah mengganggu metabolisme pencernaan bayi.
Apabila ibu melihat pada buah hatinya ada gejala atau ciri bayi cacingan seperti ulasan di atas, maka sebaiknya ibu segera periksakan bayi ke dokter anak. Agar bayi dapat tertangani dengan baik oleh medis. Penanganan yang sering dilakukan dokter untuk mengatasi cacingan adalah dengan pemberian obat sirup anak anti cacingan. Janganlah ibu menyepelekan cacingan karena infeksi cacing pada bayi yang dibiarkan akan terus meluas pada tubuh bayi, hal tersebut dapat menyebabkan kematian pada bayi.

Pencegahan cacingan dapat dilakukan dengan cara membiasakan diri dengan pola hidup sehat, menjaga kebersihan tubuh, dan menjaga sanitasi lingkungan. Selain itu asupan nutrisi untuk bayi juga perlu diperhatikan seorang ibu, karena bayi kurang gizi sangat rentan terkena cacingan. | Pakar Bayi

Bayi Anda Terkena Epilepsi? Ini Solusinya

Sindrom kelainan syaraf otak yang berupa epilepsi atau ayan ditandai dengan serangan kejang yang mendadak dan berulang-ulang. Gangguan ini terjadi pada bayi karena adanya gangguan pada syaraf-syaraf otak yang mengatur sistem pendengaran, penglihatan, gerak otot, pikiran dan sebagainya. Pada otak yang normal, semua kinerja dan aktifitas syaraf-syaraf otak berjalan selaras sesuai dengan fungsinya masing-masing. Tetapi karena sebab tertentu kondisi tadi tidak berjalan normal pada bayi epilepsi dan terjadi kekacauan dalam sensor otak, sehingga muncul kejang-kejang. Di sisi lain, penyebab gangguan otak tadi berbeda-beda setiap individu tetapi pada bayi bisa jadi disebabkan karena cacat bawaan dalam struktur otak sejak mereka di dalam kandungan, atau mungkin menderita cedera kepala atau infeksi yang menyebabkan epilepsi.

Untuk mendeteksi kemungkinan kelainan ini pada bayi, ada beberapa kondisi fisik yang menunjukkan ciri epilepsi, yaitu:
  • Kejang otot. The University of Iowa Children’s Hospital bahwa kejang merupakan gejala umum pada semua bayi penderita epilepsi. Kejang otot terjadi dalam kurun waktu beberapa detik atau menit dan akan mereda.
  • Kehilangan kesadaran. Saat terjadi serangan, seringkali bayi kehilangan kesadarannya untuk sesaat, sehingga bayi tidak sensitif terhadap rangsangan bau, suara maupun sentuhan.
  • Bayi sering memukul-mukul atau meremas bibirnya.
  • Adanya ketidaknormalan pada gelombang otak bayi, untuk megetahuinya dokter melakukan tes menggunakan electroencephalogram (EEG). Tes ini memungkinkan dokter untuk merekam gelombang otak atau aliran listrik di otak bayi.
  • Kelainan pada struktur otak. Untuk mendeteksinya digunakan CT (computed tomography), PET (positron emission tomography) dan MRI (magnetic resonance imaging)Magnetic resonance imaging (MRi). Metode tadi dapat merekam aktifitas otak serta mendeteksi adanya tumor, kista, atau kelainan struktur lainnya pada otak.
Ada beberapa cara untuk mengobati epilepsi baik pada bayi, anak-anak maupun orang dewasa. Metode yang dapat digunakan yaitu terapi obat, stimulasi syaraf, diet makanan, dan operasi . Obat yang umumnya digunakan dalam mengobati epilepsi adalah antiepileptic atau anticovulsant. Ada banyak jenis obat antiepileptic di pasaran yang digunakan berdasarkan jenis-jenis epilepsi, diantaranya iagabine, lamotrigin, gabapentin, topiramate, levetiracetam, dan felbamate. Cara kerja obat-obatan ini secara sederhananya adalah dengan merangsang neuron otak untuk menghambat aktifitas listrik, dan segera mencegah terjadinya kejang. Stimulasi syaraf dilakukan dengan cara menyalurkan aliran listrik pendek ke dalam otak melalui syaraf vagus di sekitar leher selama 30 detik sampai 3 menit.

Metode ini hanya digunakan jika bayi epilepsi mengalami serangan yang tidak terkontrol dan sulit ditangani dengan obat-obatan. Diet makanan untuk anak epilepsi disebut dengan diat ketogenik, yaitu mengkonsumsi makanan tinggi lemak dan rendah karbohidrat. Sementara operasi dilakukan jika epilepsi tidak dapat ditangani dengan obat. Operasi bertujuan untuk mengetahui sumber syaraf penyebab kejang, mengangkat penyebab kejang atau memperbaiki kondisi syaraf yang terganggu. | Pakar Bayi

Jangan Suka Menahan Buang Air Kecil

Saat melakukan perjalanan jauh dan timbul keinginan untuk buang air kecil, seringkali orang merasa malas untuk berhenti sejenak karena merasa 'tanggung'. Nyatanya, kebiasaan ini memberi efek buruk bagi kesehatan tubuh, khususnya kesehatan organ ekskresi Anda.

Dalam kondisi normalnya, kandung kemih bisa menampung urine sebanyak 300-400 cc. Tapi kalau sudah lebih dari itu dan ditahan dalam waktu yang cukup lama bisa menimbulkan risiko infeksi kandung kemih. Pada akhirnya jika diteruskan kondisi tersebut bisa berlanjut hingga timbul perasaan anyang-anyangan. Anyang-anyangan merupakan kondisi di mana seseorang selalu merasa ingin buang air kecil, tetapi urinenya sedikit atau bahkan tidak ada.

Terlalu sering menahan buang air kecil, terutama bagi orang yang memiliki riwayat kerusakan pada dinding otot kencing, bisa berujung hingga menimbulkan lumpuh.

Yang penting diingat juga adalah jangan lantas membatasi air minum agar lebih jarang buang air kecil. Justru saat perjalanan jauh seperti itu kondisi dehidrasi harus bisa dicegah dengan banyak mengonsumsi air putih. Semoga Bermanfaat

Beberapa Mitos Menyesatkan Seputar Imunisasi

IMUNISASI sangat penting diberikan untuk bayi, untuk mencegah kemungkinan terjangkit berbagai penyakit.

Sayangnya meski telah diperkenalkan sejak abad ke-20, masih banyak bayi di dunia yang belum mendapatkan imunisasi.

Dr. Widodo Judarwanto, SpA dari Children Grow Up Clinic: Allergy Clinic Online – Picky Eaters Clinic menyebutkan, setiap tahun ada sekitar 2,4 juta anak usia kurang dari 5 tahun di dunia yang meninggal karena penyakit-penyakit yang dapat dicegah vaksinasi.

Di Indonesia sendiri, sekitar 7 persen anak belum mendapatkan vaksinasi. Salah satu masalah utama yang menghambat keberhasilan program imunisasi adalah penyebaran informasi yang tidak benar dan menyesatkan mengenai imunisasi.

Di luar sana, ada banyak sekali mitos mengenai imunisasi yang dapat menyesatkan para orang tua. Agar Anda tak ikut termakan mitos, berikut kami uraikan beberapa mitos populer seputar imunisasi dan bagaimana fakta sesungguhnya.

1. Vaksin MMR (measles, mumps, rubella) menyebabkan autisme
Mitos ini muncul ketika dr. Andrew Wakefield dan timnya membuat jurnal berjudul “The Lancet”, yang menyatakan 8 dari 12 anak dalam penelitian yang mendapatkan imunisasi MMR mengalami gangguan autisme. Alhasil para orang tua panik, yang berakibat pada penurunan drastis jumlah bayi yang mendapat imunisasi MMR. Akan tetapi pendapat ini dipatahkan penelitian Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, yang menyatakan tidak ada kaitan antara vaksin MMR dan autisme. Yang membuat MMR menjadi kambing hitam autisme, karena gejala autisme umumnya terlihat ketika bayi berusia 12 sampai 18 bulan, tepat saat bayi mendapatkan imunisasi MMR. Yang jelas, autisme kebanyakan dipengaruhi faktor genetik. Jadi, jangan takut memberi vaksin MMR kepada bayi Anda!

2. Vaksin tidak halal
Banyak orang tua, terutama kaum Muslim, memercayai mitos bahwa semua vaksin mengandung enzim tripsin pankreas babi. Yang benar, induk bibit vaksin kini telah dicuci dan dibersihkan total dari tripsin babi. Pun sangat sedikit vaksin yang pembuatannya menggunakan enzim dan lemak babi. Vaksin yang beredar di Indonesia sendiri dibuat di Indonesia di bawah pengawasan Majelis Ulama Indonesia dan BPOM.

3. Anak sakit dilarang imunisasi
Banyak orang tua menggagalkan imunisasi sang anak dengan alasan anak sedang sakit. Padahal, jika hanya sakit flu ringan dan demam yang tidak tinggi, imunisasi masih bisa dilakukan. Jika anak demam tinggi dan sangat rewel, pemberian imunisasi bisa ditunda satu hingga dua minggu ke depan.

Berikut ini, kondisi yang membuat bayi tidak boleh menerima imunisasi:
- Bayi yang sedang menjalani perawatan penyakit kanker dalam 6 bulan terakhir.
- Bayi yang baru menjalani operasi transplantasi organ tubuh.
- Bayi yang baru menjalani transplantasi sumsum tulang.

4. Vaksin membuat anak sehat menjadi sakit
Anggapan ini muncul karena bayi mengalami berbagai reaksi pascaimunisasi. Demam, merah-merah, bengkak, dan gatal di area sekitar suntikan merupakan reaksi wajar setelah injeksi vaksin. Demam merupakan reaksi paling umum yang muncul pascaimunisasi. Kondisi ini bisa diatasi dengan memberikan obat penurun panas dan kompres. Tenang, gejala ini akan hilang dalam satu dua hari.

5. Imunisasi hanya dilakukan saat masih bayi
Banyak orang tua yang merasa, tugas memberi imunisasi selesai ketika telah memberikan imunisasi campak pada bayi usia sekitar 9 bulan. Padahal ada beberapa imunisasi yang harus diulang saat anak memasuki SD, seperti imunisasi campak, DT (difteria), dan TT (tetanus). Kurangnya pengetahuan soal jadwal imunisasi ulang membuat orang tua tidak mengimunisasi ulang anak-anak mereka. Padahal vaksin yang diberikan saat bayi kekebalannya jelas sudah berkurang.
(riz/ade)

7 Tips Tetap Sehat Di Usia Remaja Atau Muda

7 Tips Tetap Sehat Di Usia Remaja Atau Muda
Sahabat, tips kesehatan. Usia remaja merupakan usia emas yang sangat menyenangkan bagi yang pernah mengalaminya. Seseorang bisa lebih produktif dan melakukan berbagai hal pada usia tersebut. Bekerja setiap hari atau bepergian kemanapun tidak akan merasa cepat capek maupun lelah. Mereka seakan sedikit sekali yang peduli tentang kesehatan tubuh yang dimilikinya.

Berbagai kebiasaan burukpun seakan menjadi hal yang biasa bagi para remaja pada masa sekarang ini.

Mulai sekarang pedulilah tentang tubuh anda. Lalu, apa saja tips tetap sehat di usia remaja atau muda....???

Sebagian besar remaja berpikiran bahwa berbagai penyakit akan datang menyerangnya, jika usia mereka sudah menginjak masa tua. Anggapan tersebut sebenarnya salah besar, karena ada bermacam-macam penyakit bisa mengancam tubuh saat usia remaja sekalipun.

Tips kesehatan kali ini akan memberikan beberapa tips tetap sehat saat seseorang menginjak usia remaja.

Berikut ini 7 tips tetap sehat di usia remaja atau muda : 
  1. Stop Menjemur Tubuh Di Terik Matahari. Matahari pagi tentu sangat baik untuk kesehatan tulang anda. Namun, jangan membiasakan diri terpapar sinar matahari saat siang hari tanpa tabir surya. Karena penyakit kanker kulit bisa menyerang tubuh anda.
  2. Penuhi Asupan Kalsium Dan Vitamin D Harian Anda. Kedua nutrisi tersebut untuk mencegah pengeroposan tulang atau osteoporosi yang bisa menyerang para remaja. Sumber vitamin D yaitu sinar mentari dipagi hari serta aneka sayuran yang bewarna hijau.
  3. Konsumsi Asam Lemak Omega 3. Stroke maupun penyakit jantung lainnya di usia remaja bisa di cegah dengan mengkonsumsi aneka makanan yang mengandung asam lemak omega 3. Sumber asam lemak omega 3 yaitu pada ikan salmon, tuna maupun makarel.
  4. Mulai Beraktivitas Sehat. Aktivitas sehat yang dimaksud yaitu rajin berolahraga secara teratur serta menjauhi berbagai kebiasaan tidak menyehatkan seperti merokok dan minum minuman beralkohol. Ini untuk menghindarkan para remaja dari berbagai penyakit berbahaya yang bisa menyerang tubuhnya.
  5. Mengolahragakan Otak Anda. Jenis olahraga yang baik untuk kesehatan otak yaitu dengan mengisi teka-teki silang maupun rajim membaca berbagai buku yang anda sukai. Ini unuk mencegah penyakit alzheimer atau kepikunan dini yang melanda para remaja.
  6. Jaga Berat Badan Tetap Ideal. Ini dikarenakan, para remaja selalu mengkonsumsi berbagai makanan tanpa memperdulikan pertambahan berat badannya. Kegemukan atau obesitas dapat memicu tubuh mudah terserang berbagai penyakit mematikan seperti jantung dan lainnya.
  7. Kontrol Pola Makan Anda. Mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung kalori cukup tinggi di tambah kurangnya aktivitas berolahraga yang cukup, dapat berdampak buruk bagi kualitas kesehatan tubuh anda. Penyakit diabetes tipe 2 merupakan jenis penyakit yang bisa menyerang seorang remaja yang tidak mengontrol  pola makan dan jarang berolahraga.

Efek Tren Selfie Hingga Pamer Bulu Ketiak Jadi Tren Terbaru di Dunia Maya

Efek Tren Selfie Hingga Pamer Bulu Ketiak Jadi Tren Terbaru di Dunia Maya
Berhasil masuk dalam kamus Oxford, tren selfie kini terus menjamur ke berbagai negara di penjuru dunia.

Namun ada tak hanya sekedar selfie, kini ada tren selfie terbaru yang cukup unik dan sepertinya tak semua orang ingin mencobanya.

Seorang fotografer asal Inggris, Ben Hopper awal tahun 2014 lalu memulai sebuah proyek foto bernama ‘Natural Beauty’.

Proyek ini pun dilakukannya sebagai sebuah aksi protes dengan membuat perbedaan antara gaya modis dan gaya alami wanita dengan memamerkan bulu ketiak.

Aksi ini pun ternyata menimbulkan reaksi heboh dari para netizen asal Cina. Dimulai sejak pertengahan Juli lalu, sebuah fan page di Cina pun menantang para wanita untuk tak mencukur bulu ketiaknya sebagau usaha untuk mempromosikan gaya standar sebuah kecanyikan wanita yang lebih sehat.

Hanya dalam beberapa hari, banyak wanita yang mulai mengunggah foto dirinya dengan bulu ketiaknya. Selfie ini pun disebut sebagai ‘armpit hair selfies’. Hanya dalam sekejap, fanpage tersebut juga telah memiliki hampir 30 juta fans!

Meski kompetisi ditutup akhir Juli, dengan hadiah yang bahkan belum diketahui, para wanita Cina ini bangga telah memamerkan bulu ketiaknya sambil melakukan selfie. 

Beberapa juga ada yang bermain-main dengan meletakkan rambut palsu di bagian ketiaknya. Wah, ada yang berani coba? (ctr) | Dreamers Radio

Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko Demensia

Kurang Vitamin D Tingkatkan Risiko Demensia
Para peneliti Inggris, lewat tulisan di Neurology, mengkaji sekitar 1.650 orang berumur di atas 65 tahun.

Ini bukanlah penelitian pertama yang mengisyaratkan kaitan ini, tetapi penulisnya mengatakan ini adalah kajian yang paling besar.

Meskipun demikian, para ahli mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan para manula harus meminum vitamin D sebagai langkah pencegahan.

Terdapat 800.000 orang yang menderita demensia di Inggris, jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi lebih sejuta orang di tahun 2021.

Vitamin D didapat dari makanan seperti ikan berminyak dan sinar matahari.

Meskipun demikian kulit manula kemungkinan kurang mampu mengubah sinar matahari menjadi vitamin D dengan baik, sehingga mereka kemungkinan mereka harus bergantung pada sumber lain. | BBC

Apakah Anda Pengidap Nomophobia (Ketergantungan Kepada Smartphone), Cek Disini?

Apakah Anda Pengidap Nomophobia (Ketergantungan Kepada Smartphone), Cek Disini?
Apakah Anda merasa hampa atau bahkan panik jika berada jauh dari smartphone? Dunia terasa 'kiamat' karena merasa tidak terhubung dengan banyak orang dan kehilangan banyak informasi?

Bila begitu kondisinya, mungkin Anda sudah mengidap Nomophobia: merasa kehilangan atau rasa takut berlebihan ketika berada jauh dari smartphone. Nama Nomophobia sendiri muncul empat tahun lalu dari hasil studi yang dirilis oleh para psikolog di Inggris. Sejak saat itu penelitian terkait Nomophobia terus berlanjut hingga kini.

Berdasarkan survei yang dirilis situs berita Huffington Post pada September 2013, 64% penggunaan telepon pintar berusia muda antara 18-29 tahun diketahui selalu tertidur dengan membawa smartphone atau tablet ke tempat tidur.

Sedangkan survei lain yang dilakukan oleh Harris Interactive mengungkapkan 63% responden selalu mengecek smartphone paling sedikit satu kali tiap jam. Sementara ada sebagian kecil, tepatnya 5% responden yang mengaku akan mengecek smartphone per lima menit sekali.
Apakah Anda Pengidap Nomophobia (Ketergantungan Kepada Smartphone), Cek Disini?
Dr. David Greenfield, asisten professor di University of Connecticut School of Medicine mengatakan, kecanduan smartphone memiliki pola yang sama dengan jenis kecanduan lainnya yang melibatkan hormon dopamine. Hormon ini merupakan neurotransmitter yang fungsinya mengontrol pusat otak, khususnya dalam hal penghargaan terhadap sesuatu hal.

"Tiap kali ada notifikasi dari smartphone, Anda akan mengalami peningkatan dopamin yang mengarahkan otak Anda untuk berpikir bahwa ada sesuatu yang sangat menarik, apakah itu pesan teks atau email yang sudah Anda tunggu, atau berbagai hal lainnya," ungkap Greenfield seperti yang dilansir laman Business Insider, Rabu (6/8/2014).

Menariknya, psikiater Dale Archer mengatakan bahwa Nomophobia mungkin tidak akan disadari oleh orang yang mengidapnya. Sebab, ini adalah jenis phobia yang mungkin gejalanya dimiliki hampir semua orang yang menggunakan perangkat mobile di dunia ini.

"Tidak ada yang menyadari atau mengakui mengidap phobia ini. Ditambah lagi, efek yang disebabkan oleh phobia ini juga tidak terlalu mengganggu baik bagi kesehatan fisik ataupun mental, mungkin hanya 1% yang benar-benar terganggu hidupnya karena phobia ini," papar Archer. | Liputan6

Normalkah Bila Wanita Berkeringat Berlebihan? Ini Jawabannya

Normalkah Bila Wanita Berkeringat Berlebihan? Ini Jawabannya
Jika ada anggapan bahwa kaum wanita tidak berkeringat dan hanya sedikit berminyak, itu adalah kebohongan.

Menurut Michael Saphiro MD, yaitu Direktur Medis di Dermatologi Vanguard, New York, kulit wanita normal dan sehat mengeluarkan keringat sebanyak lima ons atau setara segelas anggur setiap harinya. Beberapa faktor seperti teriknya sinar matahari, temperatue suhu yang tak sesuai dengan kondisi tubuh, rasa stress dan aktivitas yang menguras tenaga adalah penyebabnya.

Mengapa wanita bisa berkeringat berlebihan ? Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Experimental Physiology menemukan fakta bahwa wanita yang bugar berkeringat jauh lebih banyak dibanding wanita biasa pada umumnya.

Keringat juga berkaitan dengan aktivitas kebugaran yang rutin dilakukan. Selama latihan, tubuh Anda menyesuaikan kelenjar keringat pada suhu tubuh yang lebih internal serta pada tingkat yang lebih tinggi. Pada dasarnya, tubuh akan beradaptasi dan bekerja lebih daripada biasanya sehingga memicu pengaturan keringat untuk membuat suhu tubuh tetap dingin yang berfungsi mencegah kelelahan akibat hawa panas karena menurunnya stamina dan energi pada tubuh.

Menurut beberapa peneliti, ada beberapa kemungkinan mengapa wanita masih kurang berkeringat ketimbang kaum pria yang mengalaminya lebih dari empat kali sehari. Peneliti juga memaparkan bahwa keringat erat hubungannya dengan kebugaran. Hyperhidrosis atau keringat berlebihan memang terkadang memalukan dan menjengkelkan. Sisi buruknya, keringat berlebihan juga bisa menyebabkan dehidrasi dan menurunnya kadar elektrolit pada tubuh.

“Jika tubuh berkeringat berlebihan disebabkan cuaca panas dan olahraga itu sangat wajar, namun segera periksa ke dokter kalau keringat disebabkan stress atau demam di keseluruhan tubuh atau hanya pada satu titik tubuh saja,” saran Shapiro. | Ridho Nugroho / Sumber: Women’s Health | TabloidNova