Dibalik Diamnya Seorang Suami

Oleh: Akbar Novriansyah – Yogyakarta
LUPA diri, itulah yang membuat suami kemudian lebih suka menyendiri. Dulu, Ia mencurahkan dirinya untuk memberi kasih. Ada saatnya ia ingin kembali ke dirinya sendiri. Saat itu ia lebih suka berdiam diri dan semuanya ia jauhi. 

Itulah gambaran ketika laki-laki memasuki periode meditasi. Namun di akhir periode ini ia akan kembali lagi menjadi jiwa yang pemberi. Sebagian Istri mungkin akan heran dan takut luar biasa ketika sang suami dalam keadaan seperti ini. Namun perlu dipahami, 

Ini memang salah satu dari sekian tabiat laki-laki. Tabiat istri kemudian mendorongnya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan suami Ia kemudian mencoba untuk mendekati sang suami, tapi itu tidak membantu sama sekali. 

Lalu sang istri ini mulai menyalahkan dirinya sendiri. Tapi ia menemukan bahwa tidak ada perbuatannya yang menyalahi. Ia kemudian marah kepada sang suami. Suami sudah berubah menjadi egois. Suami tidak memperhatikan dirinya lagi. 

Bait-bait puisi ini mencerminkan perbedaan tabiat laki-laki dan perempuan. Bila laki-laki mengalami kejenuhan atau mengalami masalah yang sangat pelik. Ia akan mencoba untuk memcahkan masalah itu sendiri. Dan itu dilakukannya dengan diam. Lalu timbul pertanyaan, mengapa ia tidak mencari pertolongan dari sang istri?. Dalam dunia lelaki, laki-laki memandang dunia ini seperti perlobaan dan seperti piramida. Ia akan berjuang untuk mencapai puncak piramida.

Laki-laki akan merasa terhina ketika istri memberi nasehat akan masalah yang sebenarnya bisa dipecahkan sendiri oleh sang suami. Niat sang istri memang baik, namun ketidak pahamannya akan tabiat laki-laki membuat pertolongannya sia-sia belaka. Bila suami sudah menyerah atau ia memang membutuhkan pertolongan maka akan meminta tolong.

Sang istri lalu kemudian gelisah ketika melihat sang suami berubah menjadi diam. Mengapa ia tidak perhatian lagi dengan diriku? Mengapa pula ia tidak mau diajak bicara? Apakah ia sudah tidak lagi mencintaiku? Apakah aku sudah berbuat salah sehingga ia menjauhiku?. Pertanyaan ini lumrah muncul dari benak wanita.

Dalam tabiat perempuan, bila ia sedang dirundung suatu masalah maka ia secara alami tidak dapat memecahkan masalahnya dengan konsentrasi penuh. Perempuan itu cara berpikirnya ekspansif. Bila ada suatu masalah ia akan menghubungkannya dengan hal-hal lain yang masih bersangkut maupun yang tidak bersangkut. hal ini membuat ia gelisah. Inilah yang membuat wanita lama bila disuruh berpikir sendiri, terlebih untuk mengambil suatu keputusan. Bisa terlihat ketika disusruh menentukan keputusan Lamaran, Mengambil kebijakan keuangan mendadak, dan lain sebagainya.

Itulah yang membuat perempuan secara naluriah menceritakan permasalahannya kepada orang lain. Tidak hanya hal pokok yang ia hadapi tapi semua hal yang bersangkut dengannya. Bahkan ia terkadang membicarakan sesuatu itu sampai pada detailnya. Cara ini yang terkadang tidak disukai lelaki, kebanyakan laki-laki menganggap hal ini keluhan kepadanya. Tidak sama sekali, memang begitu tabiat perempuan. Perempuan yang menceritaka permasalahannya akan dengan sendirinya menemukan ketenangan dan pemecahan dari masalahnya.

Makanya kebanyakan kita melihat perempaun akan lega setelah ia menceritakan semua masalahnya. Cara yang terbaik dilakukan laki-laki adalah menanggapi dengan baik dan menjadi pendengar yang baik. Memang itu menjemukan bagi laki-laki. Tapi percayalah itu akan membuat cinta istri semakin bersemi. [Disarikan dari buku "Psikologi Suami Istri, yang ditulis oleh Dr. Thariq Kamal an-Nu'aimi, Bab 3]
Wallahu a’lam bishowab. []

Tips Untuk Para Suami Agar Di Sayang Istri

Bismillahir-Rah Maanir-Rahim... 
  1. Berhiaslah untuk isteri anda sebagaimana anda senang apabila ia berhias untuk anda. 
  2. Merayu isteri dan mencandainya. 
  3. Mempergaulinya dengan lemah lembut dan kasih sayang. 
  4. Penuhi kesenangannya untuk berbicara dan bercakap-cakap (bercengkerama) . 
  5. Panggillah isteri dan nama kesukaannya.
  6. Jauhilah sikap emosional dan tempramental. 
  7. Berilah isteri anda rasa aman dan tenang. 
  8. Membuatnya gembira dengan pemberian yang mengejutkan. 
  9. Masuklah ke dalam rumah dengan wajah berseri-seri dan tersenyum. 
  10. Berlemahlembutlah dalam berbicara.
  11. Bicarakanlah sesuatu yang menyenangkannya . 
  12. Memujinya di hadapan keluarga anda dan keluarganya. 
  13. Menghargai penampilannya. 
  14. Berikanlah hadiah (romantis) semisal bunga atau selainnya sebagai penguat cinta diantara keduanya. 
  15. Hilangkanlah kejenuhan rutinitas sehari-hari dengan bertamasya (rihlah) atau selainnya. 
  16. Terimalah kekurangan-keku rangannya karena tidak ada manusia yang sempurna. 
  17. Jagalah diri dari perkara-perkara sepele yang dapat bertumpuk menjadi masalah besar. 
  18. Bantulah isteri anda dalam urusan-urusan rumah tangga. 
  19. Jangan kikir dengan perasaan anda. Ekspresikan perasaan anda kepadanya dengan kelembutan dan kejujuran. 
  20. Hargai akal dan buah pemikirannya. 
  21. Selalulah berbaik sangka kepada dirinya. 
  22. Bangkitkanlah perasaannya bahwa ia adalah wanita yang ideal bagi anda. 
  23. Bantulah ia meningkatkan kemampuannya.
  24. Jagalah perasaannya terutama di saat haid dan hamil. 
  25. Bantulah dirinya di dalam mengurusi anak-anak. 
  26. Hormati keluarganya, berbuat baik kepada mereka dan tidak melarangnya untuk mengunjungi keluarganya. 
  27. Makan bersama di rumah atau tempat lain yang tenang dan aman dari fitnah. 
  28. Berikan pujian dan sanjungan kepada dirinya. 
  29. Jagalah rahasianya dan janganlah menyebarkannya. 
  30. Jagalah hak-haknya dan janganlah menyia-nyiakann ya. 
  31. Berbuat adillah kepada dirinya. 
  32. Perlakukanlah dirinya dengan baik dan lemah lembut. 
  33. Bersikaplah realistis dan jadikanlah dirinya sebagai isteri yang ideal bagi anda. 
  34. Bekerja sama dengannya di dalam ketaatan kepada Allah. 
  35. Janganlah anda terlalu sering meninggalkan dirinya dan rumah. 
  36. Yang lalu biarlah berlalu dan jangan suka mengungkit-ungk it kesalahan yang telah berlalu. 
  37. Jangan memberikan peluang kepada orang lain untuk mencampuri urusan rumah tangga anda. 
  38. Jauhi motivasi yang buruk tatkala menikah. 
  39. Jagalah kesehatannya secara intensif. 
  40. Ajaklah isteri anda ke dalam kebahagiaan anda. 
  41. Teleponlah kepadanya apabila anda jauh darinya. 
  42. Jelas dan tidak tergesa-gesa apabila anda meminta sesuatu padanya sehingga dia faham dan tidak bingung dengan apa yang anda inginkan. 
  43. Maklumilah kecemburuannya dan maafkanlah. 
  44. Bantulah dirinya di dalam menghadapi persoalan-perso alan yang menyusahkan dan membosankan. 
  45. Ikutilah petunjuk Islam ketika isteri anda berpaling.
  46. Jangan menganggap diri anda selalu benar. 
  47. Mengikuti petunjuk Islam tatkala melakukan hubungan intim. 
  48. Tidak mendatangi isteri dari dubur atau tatkala haid.
  49. Menjaganya dari pandangan-panda ngan jahat manusia. 
  50. Memberinya anggaran khusus selain biaya hidup sehari-hari. 
  51. Nikmatilah nikmatnya lupa terutama yang berkaitan dengan musibah-musibah yang menyedihkan, kesalahan-kesal ahan dan perilaku isteri di masa lalu. 
  52. Janganlah anda menunggu-nunggu mukjizat, karena isteri anda adalah unik dengan karakternya dan janganlah anda memaksanya berubah sekehendak anda.
Terimalah dirinya apa adanya, tutuplah mata dari kelemahan-kelem ahannya dan bukalah mata dari kelebihan-keleb ihannya. Insya Allah isteri anda akan semakin mencintai anda.

~ o ~

Semoga bermanfaat

8 Karakter Suami Ideal

Anda ingin menjadi suami ideal? Ingin menjadi suami yang dicintai dan dibanggakan istri, sekaligus dirindukan bidadari? Inilah 8 karakter yang perlu Anda miliki.

Jika belum ada pada diri, 8 karakter ini perlu ditarbiyah sejak dini.
  1. Suami yang sejak awal telah menunjukkan kejujuran dan sikap terus terang. Kelemahan dan kekurangan yang dimiliki tidak disembunyikan sejak melamar. 
  2. Suami yang menggauli istrinya dengan baik; lembut; memuliakan dan menerima kelebihan serta kekurangan keluarga istrinya.
  3. Suami yang mampu menghibur istri dan bersikap lembut terhadap istri. Ia berbicara dengan bahasa yang menarik, mau mengerti dan mendengar perkataan istrinya jika memang pendapatnya itu logis dan tak melanggar agama.
  4. Suami yang tidak terlalu pencemburu, tidak mengumbar prasangka, tidak suka memata-matai dan tidak berlebihan.
  5. Suami yang memberikan belanja yang cukup kepada istri, tidak boros dan juga tidak bakhil.
  6. Suami yang selalu tampil di muka istrinya dengan rapi dan meyakinkan. Ia selalu menjaga penampilan dan kebersihannya, sehingga yang tercium darinya hanyalah bau harum semerbak.
  7. Suami yang senantiasa menjaga rahasia rumah tangga. Hal ini mencegah orang-orang sekitarnya menggunjing keluarga mereka.
  8. Suami yang senantiasa menjaga kejantanannya, baik secara fisik maupun psikis, sehingga memancarkan kewibawaan.
Insyaallah Ikhwan Semua Bisa menjadi seperti apa yang ada di atas... | Bersama Dakwah

Tips Saat Hamil, Agar Air Susu Banyak

Pada masa kehamilan terkadang banyak ibu melupakan apa yang harus dia lakukan agar kondisi setelah melahirkan dapat berjalan mulus. Salah satu hal yang sering terlupakan di masa kehamilan adalah air susu. Banyak tips kehamilan yang tidak membahas hal ini.

Orang awam berpikir bahwa untuk menghasilkan air susu berkualitas semuanya dilakukan ketika bayi telah lahir. Padahal tidak, agar air susu banyak dan berkualitas usaha harus dilakukan sejak masa kehamilan. Tidak jarang, ketika baru melahirkan air susu tidak keluar, hal ini disebabkan oleh perawatan yang kurang selama masa kehamilan.

Berikut tips kehamilan agar air susu banyak yang dapat Anda lakukan:
  1. Perawatan Payudara. Perawatan payudara sangat penting dilakukan di masa kehamilan. Karena payudara adalah organ penghasil air susu ibu. Perawatan payudara berfungsi untuk merangsang kelenjer susu untuk memproduksi air susu nantinya agar air susu banyak. Jika Anda tidak melakukan perawatan terhadap payudara di masa kehamilan ini akan menimbulkan kasus air susu tidak keluar setelah Anda melahirkan. Pada usia kehamilan di bawah 3 bulan perawatan dapat dilakukan dengan memijat puting susu secara perlahan. Hal ini berfungsi untuk membuat puting susu menojol keluar. Pada usia kehamilan 4 sampai 9 bulan lakukanlah pijitan minimal 10 menit per hari dengan menggunakan minyak kelapa. Pijitan ini berfungsi untuk merangsang kelenjer susu agar berproduksi, selain itu untuk membersihkan kotoran yang mungkin ada di payudara dan puting susu Anda.
  2. Makanan. Konsumsilah makanan yang sehat dan bergizi, selain berfungsi untuk perkembangan janin Anda. Makanan yang Anda makan juga berfungsi untuk perkembangan payudara Anda agar dapat bekerja dengan baik setelah Anda melahirkan nanti. Perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung protein. Selain itu jangan lupa untuk mengonsumsi sayuran dan buah.
  3. Imbangi dengan susu. Minumlah susu yang diolah khusus untuk ibu hamil. Susu ibu hamil juga mengandung zat sangat penting untuk kerja payudara Anda. Sehingga setelah Anda melahirkan, air susu Anda dapat keluar dengan lancar dan banyak.
Pakar Bayi

10 Cara Unik Menjadi Suami Romantis

Tahukah Anda, sebagian besar wanita ingin suaminya bisa bersikap romantis. Namun, sangat sedikit wanita yang mengatakan hal itu kepada suaminya.

Sebaliknya, banyak suami yang tidak bisa romantis karena canggung atau kesulitan memulai bagaimana caranya. Nah, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba untuk Anda praktikkan pada istri tercinta. Dan biarkan sikap Anda ini menjadi kenangan terindah untuknya.

1. Panggil dengan panggilan romantis
Panggillah istri Anda dengan panggilan romantis yang paling disukainya. Contoh yang paling sederhana, “sayang”. Jika Anda merasa deg-degan, Anda bisa latihan dulu. Tetapi jika Anda merasa hal itu bisa mengurangi kewibawaan atau khawatir disebut lebay, Anda bisa mengingat kembali bahwa Rasulullah memanggil Aisyah dengan sebutan “humaira” (yang pipinya kemerah-merahan). Dan kewibawaan Rasulullah sama sekali tidak berkurang karenanya.

2. Katakan cinta
Sejak akad nikah Anda tak pernah mengatakan cinta pada istri? Anda perlu mengumpulkan keberanian untuk mengucapkan tiga kata ini: “aku cinta kamu” lalu ucapkan pada istri dengan lembut. Lebih romantis lagi jika cinta ini diucapkan saat makan malam yang spesial. Bisa jadi momen ini menjadi momen tak terlupakan dalam hidupnya, dan dicatat di buku harian: tanggal suami mengucap cinta pertama kali.
Jika dulu Anda pernah mengatakannya, maka persoalannya bukanlah keberanian. Anda bisa mengulanginya lagi: lebih intens, lebih berkesan, lebih romantis.

3. Makan semangka berdua
Anda bisa mengajak istri dan anak-anak pergi; ke taman, atau ke tempat wisata keluarga. Biarkan anak-anak bermain, lalu Anda berdua dengan istri. Ambil seiris semangka, katakan kepada istri bahwa Anda ingin memakannya berdua, bersama-sama. So sweet.

4. Makan es krim berdua
Hampir sama dengan poin ketiga. Bedanya, jika sebelumnya pakai semangka, Anda kini bisa menggunakan es krim. Tentu saja lebih mudah meleleh, dan karenanya nuansa romantisnya semakin terasa.

5. Pakai kaos couple
Saat ini ada tersedia kaos couple. Sepaang kaos yang tulisan atau gambarnya bersambung. Jika Anda menghadiahkan kaos tersebut –tentu saja untuk ukuran muslimah yang tidak membentuk- dan memakainya bersama saat santai atau berolah raga, itu akan menjadi momen yang romantis.

6. Bentuk cinta dengan tangan Anda
Saat berdua dengan istri, ajaklah ia mengulurkan tangannya dan menyatukannya jarinya dengan jari Anda membentuk tanda cinta. Minta anak atau orang lain mengabadikan momen romantis tersebut.

7. Shalat malam berdua
Jangan dikira romantisme hanya yang itu-itu saja. Shalat malam berdua juga bisa menjadi momen-momen romantis bahkan dengan nuansa spiritual yang kental.

8. Saling menyuapi
Anda bisa mengambil sepiring makanan lalu menyuapi istri dan sebaliknya, minta ia menyuapi Anda pada giliran berikutnya. Lakukan di kala sehat. Kalau saat sakit, mungkin nuansa romantismenya kurang terasa.

9. Matikan lampu, nyalakan lilin
Anda bisa menyulap kamar tidur menjadi lebih romantis. Diantaranya dengan mengganti lampu yang biasa dengan lilin. Suasana lebih romantis dijamin segera hadir di kamar Anda.

10. Hias kamar
Selain mengganti lampu kamar dengan lilin, Anda bisa menghias kamar Anda. Tentu ini akan bikin surprise istri. Anda bisa melakukannya pada hari spesial, misalnya tanggal pernikahan. 5 tahun pernikahan, atau 10 tahun pernikahan. Dijamin romantis.

Membangun Keluarga Sakinah Dengan Semangat 4-Ta

Keluarga sakinah mawaddah wa rahmah adalah idaman seluruh keluarga muslim. Itu pula tujuan pernikahan yang disebutkan Allah dalam Surat Ar Rum ayat 21.

Bagaimana membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah? Rumus 4-Ta ini insya Allah bisa kita terapkan bersama.

1. Ta’aruf

Ta’aruf artinya adalah saling mengenal. Untuk membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, suami istri perlu saling mengenal satu sama lain. Ta’aruf (nadhar) menjelang pernikahan adalah bagian dari proses ini. Namun, ta’aruf itu belum cukup. Sering kali suami istri baru dapat mengenal lebih dalam setelah sekian lama menjalani kehidupan berkeluarga.

Ta’aruf di sini bukan hanya mengenal bahwa istri kita berasal dari kota A, berpendidikan B, memiliki latar belakang C. Tetapi juga sampai pada mengenal karakternya, sifat-sifatnya, apa yang disukai dan apa yang tidak disukainya.

Dalam sesi “quis keluarga romantis” saya menemukan, tidak semua suami mengenal istrinya dengan baik. Mulai dari ukuran sepatu, warna baju favorit, hingga makanan favorit. Bahkan, ada pula suami yang tidak tahu ukuran baju istrinya, meskipun pilihannya hanya S, M, L dan XL.

Mengenal dengan baik adalah modal awal untuk langkah berikutnya. Pernah terjadi dalam keluarga, suami membelikan hadiah baju kepada istrinya. Niatnya baik, tetapi ukurannya keliru, motifnya tidak disuka. Istrinya tidak mau makai dan minta baju itu ditukar. Sang suami marah, lalu terjadilah pertengkaran. Dan seringkali, pertengkaran dalam rumah tangga karena hal-hal kecil akibat kurangnya ta’aruf seperti ini.

2. Tafahum

Setelah saling mengenal, maka suami istri perlu saling memahami; tafahum. Karena ia tahu suaminya tidak suka pedas, maka istri tidak memasakkan makanan pedas. Atau ia memasak dalam dua versi; yang pedas untuknya, yang tidak pedas untuk suaminya. Karena mengenal dengan baik bahwa istrinya tidak suka suami menyebut-nyebut masa lalunya, maka suami tidak melakukannya.

Tafahum membuat kehidupan suami istri menjadi lebih dekat dengan sakinah (ketenangan, kedamaian, kebahagiaan). Istri yang mengenal baik suaminya, memahaminya, ia tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan suaminya. Ia bersyukur atas karunia Allah yang dianugerahkan kepada mereka. Pun suami, ia memahami istrinya ia tidak akan marah kepada istri atas kesalahan kecil yang dilakukannya, mengingat begitu banyaknya perannya sebagai istri dan sebagai ibu.

Ada suami yang kadang tidak memahami bahwa istrinya suatu saat juga bisa lelah karena seharian membersamai anak-anak, belum ditambah aktif dalam dakwah, lalu memaksa istri untuk masak. Suami tidak mau makan kecuali masakan istri. Ini sungguh memberatkan. Padahal kalau satu dua kali tidak masak dan makan di luar atau beli makanan sebenarnya tidak masalah.

3. Ta’awun

Untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, ta’awun adalah keniscayaan. Suami istri harus saling menolong. Saling menolong agar semakin kokoh dalam kebaikan, semakin kokoh dalam ketaatan. Jika suami belum bangun di akhir malam, istri yang membangunkannya. Jika istri suka marah, suami yang mengingatkannya.

Dalam pekerjaan sehari-hari, ta’awun juga mutlak diperlukan. Sebuah keluarga yang tidak memiliki khadimat (pembantu), suami istri perlu berbagi tugas. Mungkin istri yang menyapu, suami yang mengepel. Istri yang memasak, suami yang memandikan anak. Dan seterusnya.

Dengan ta’awun, suami istri laksana burung yang terbang dengan dua sayap. Ke manapun mereka bisa. Setinggi apa pun mereka mampu, insya Allah. Maka kita lihat betapa banyak keluarga yang bertumbuh pesat baik dalam cinta, finansial, dan pendidikan karena suami istri mengedepankan ta’awun dalam rumah tangga.

4. Takaful

Takaful (saling menanggung beban) adalah rumus berikutnya untuk membangun sakinah mawaddah wa rahmah. Kita sadar, setiap keluarga pasti memiliki tantangan dan memiliki beban. Beban itu berat jika dipikul sendiri, tetapi terasa ringan jika dipikul bersama.

Implementasi takaful dalam kehidupan suami istri diawali dengan keterbukaan untuk menyampaikan persoalan. Istri sharing, suami mendengarkan. Suami menceritakan masalah yang dihadapinya, istri menyimaknya. Lalu mereka saling memberikan penguatan, memotivasi, dan mengambil tindakan untuk meringankan beban kekasihnya sekaligus mendoakannya. Ungkapan khas dari takaful adalah “Sayang, apa yang perlu aku lakukan untuk meringankan masalah ini.” Jadi fokusnya adalah solusi, bukan masalah. Apapun masalah yang dihadapi, yakin ada solusi. Sebesar apapun masalah datang, yakin ada pertolongan Allah yang Maha Besar.

Wallahu a’lam bish shawab.

30 Hal Penting Seputar Bayi Baru Lahir

Mengenali Tangisan Bayi
Jangan kelewat panik jika bayi kerap menangis di minggu-minggu pertama kehidupannya. Menangis adalah sarana baginya untuk berkomunikasi. Dengan mengamati perilakunya, Anda sebenarnya bisa memahami makna tangisan si kecil, sekaligus bagaimana menanganinya.

#1. Lapar. Bayi yang menangis karena lapar sangat mudah ditebak. Ia akan menangis sebentar lalu menangis lagi dengan berulang dan sama waktunya. Saat Anda menggendong dan mengusapkan jari ke mulutnya, ia memberi reaksi ingin mengisap. Segera susui sampai ia merasa kenyang.

#2. Buang air. Popok yang basah bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Ia biasanya menangis perlahan dan akan semakin keras jika tidak segera diganti popoknya. Ganti secepatnya dengan popok yang bersih, bukan hanya untuk kenyamanan tapi juga kesehatannya.

#3. Kepanasan atau kedinginan. Bayi yang baru lahir senang dibungkus (dibedong) karena memberinya rasa nyaman dan hangat. Tapi ada kalanya ia merasa tak nyaman jika pakaian yang membungkusnya terlalu tebal dan tidak menyerap keringat sehingga ia menangis.

#4. Kolik. Jika bayi Anda menangis tanpa henti dalam waktu lama di sore hingga malam hari, bisa jadi ia mengalami kolik yang biasanya muncul sebelum bayi berusia 2 minggu dimana sekitar 10% bayi mengalaminya. Penyebabnya beragam, kemungkinan karena masalah di saluran pencernaan yang belum sempurna atau kembung di perut akibat gas yang berlebihan. Tetap susui ia dan tenangkan tangisannya dengan membawanya keluar kamar atau menimang-nimang di teras untuk sekedar mengganti suasana.

#5. Sakit. Jeritan tangis yang melengking dan berkepanjangan (tidak mau berhenti meski Anda susui atau timang-timang), disertai gerakan seperti menggeliat-geliat menandakan ada yang salah pada dirinya. Coba raba bagian demi bagian tubuhnya, jika saat Anda pegang dan gerakkan ia menangis, bisa jadi bagian tubuh itu yang sakit. Segera hubungi dokter Anda.

Menyusui dengan Sempurna
Sistim kekebalan bayi di tahun pertama belum sempurna. ASI memberi komposisi nutrisi  yang paling sempurna untuk pertumbuhannya, mencegah penyakit hingga kematian bayi.

#6. Saat yang tepat. Bayi baru lahir harus sesegera mungkin disusui. Sesaat setelah melahirkan, payudara Anda akan menghasilkan kolstrum yang sangat berguna untuk daya tahan tubuhnya. Idealnya, dalam ½ hingga 1 jam setelah Anda melahirkan, bayi harus disusui. Bicarakan pada dokter dan pihak rumah sakit untuk membantu Anda melakukan inisiasi dini ASI (menyusui bayi begitu ia lahir sebelum bayi maupun ibu dipindahkan ke kamar perawatan) di ruang persalinan.

#7. Jadwal menyusui.  Jangan memberi jadwal untuk bayi menyusu. Yang benar adalah memberinya ASI kapan saja ia inginkan. Namun, bayi baru lahir juga kerap tidur sangat lelap dan panjang. Perlu Anda ingat bahwa ia tetap membutuhkan ASI untuk pertumbuhannya. Bangunkan bayi setiap 1,5 – 2 jam dan coba susui.

#8. Teknik menyusui. Mulut bayi harus terbuka lebar dan mencakupi sebagian besar areola, bukan sekedar menggantung di puting. Bibir atas dan bawah membuka ke luar, dagu menempel pada payudara dan pipi tampak penuh. Susui bayi lebih sering di malam hari karena itu saat hormon prolaktin (hormon penghasil ASI) lebih banyak diproduksi, sehingga ASI lebih banyak dihasilkan.

#9. Menyusui dengan kedua payudara. Di dalam ASI ada zat inhibitor yang bisa mencegah sel-sel penghasil susu bekerja. Fungsinya untuk mencegah pembengkakan payudara atau bila ibu kehilangan bayi (meninggal). Bila payudara dikosongkan, zat inhibitor akan keluar bersama ASI sehingga sel-sel penghasil susu akan kembali bekerja. Karena itu agar bisa terus menghasilkan ASI, susui bayi setidaknya selama 15 menit pada satu sisi payudara sampai kosong sebelum Anda menggantinya pada sisi payudara yang lain.

Menggendong & Menggangkat Bayi
Menggendong bayi memberi rasa aman dan membentuk ikatan emosional antara Anda dan bayi, tapi menggendong bayi tidak bisa dilakukan sembarangan, ada teknik yang harus dipelajari.

#10. Mengangkat bayi. Selipkan satu lengan di bawah kepala dan lengan lainnya menyangga pantat. Angkat dengan perlahan dan lembut lalu dekatkan ke dada. Pastikan bahwa posisi kepalanya lebih tinggi dibanding bagian tubuh bawah. Sanggalah lehernya dengan benar karana otot-otot leher bayi belum bisa menyangga kepalanya dengan baik.

#11. Menggendong di lengan. Ini adalah posisi yang paling umum dilakukan untuk menggendong bayi yang baru lahir. Posisi kepala bayi berada di atas siku lengan dan lengan satunya menopang seluruh tubuh.

#12. Mendekap bayi. Bayi merasa nyaman jika mendengar detak jantung orang yang mendekapnya. Posisikan bayi berdiri dengan wajah menghadap ke dada Anda. Gunakan satu tangan untuk menahan pantat dan tangan lain untuk menahan lehernya.

Membersihkan & Memandikan Bayi
Sebenarnya, tidak sulit memandikan dan membersihkan bayi, bahkan bisa menjadi aktivitas yang mengasyikkan bagi ibu dan bayi.

#13. Tali pusar. Tali pusar harus tetap kering agar terhindar dari infeksi. Setiap mengganti popok, bersihkan tali pusar dengan membungkusnya (jangan terlalu ketat) menggunakan kain kasa steril yang sudah dibasahi alkohol 70% secara hati-hati. Bila pangkal tali pusarnya bernanah atau mengeluarkan darah, segera konsultasikan dengan dokter.

#14. Mata. Basahi kapas dengan air hangat yang steril, lalu bersihkan sekeliling mata bayi. Usap bagian dalam ke bagian luar sudut mata. Gunakan kapas baru untuk membersihkan mata lainnya.

#15. Telinga. Jangan mengorek, menarik atau mengulas bagian dalam telinga bayi. Ini bukan hanya bisa melukai gendang telinganya tapi juga bisa mendorong kotoran telinga lebih dalam dan menyebabkan infeksi. Cukup bersihkan bagian luar dan pintu masuk lubang telinga dengan kapas yang telah dibasahi.

#16. Kelamin bayi laki-laki. Tarik dengan sangat lembut dan perlahan kulit penis sehingga tutup kepala penis tersingkap dan kotoran mudah dibersihkan dengan menggunakan kapas basah. Kotoran yang tidak dibersihkan, mudah menimbulkan infeksi atau sumbatan saluran kemih.

#17. Kelamin bayi perempuan. Pegang dua pergelangan kakinya dengan satu tangan dan angkat perlahan hingga kelaminnya terlihat. Dengan kapas, usap bagian bibir luar kelamin. Ingat! Usaplah bibir kelamin ke arah anus dan bukan sebaliknya. Salah mengusap sering mengakibatkan kotoran masuk ke kelamin dan menimbulkan infeksi.

#18. Peralatan mandi. Pilih sabun mandi yang tidak mengiritasi kulit, berbau lembut, tidak berwarna dan memiliki pH 5-7. Gunakan sampo khusus bayi yang tidak pedih di mata dan rendah kandungan alkoholnya. Jangan membubuhkan bedak pada kelamin bayi karena bisa menimbulkan infeksi. Cukup pada daerah lipatan seperti paha, ketiak dan punggung, serta pastikan dalam keadaan kering untuk mencegah timbulnya iritasi.

#19. Memandikan bayi. Untuk bayi baru lahir, sabuni dulu seluruh tubuhnya dengan waslap secara perlahan baru kemudian memberi sampo pada kepalanya agar ia tidak cepat kedinginan. Setelah itu, baru rendam tubuhnya di bak mandi bayi dan bilas hingga bersih. Saat memegang, pastikan satu tangan menyangga penuh leher hingga bagian lengan bayi untuk mencegahnya tercebur. Segera keringkan dengan handuk yang lembut, bukan dengan mengusap-usap melainkan dengan menekan handuk perlahan.

Mengatasi Keadaan Darurat
Keadaan darurat bisa menimpa kapan saja. Yang penting Anda tetap tenang dan memiliki langkah pencegahan yang tepat.

#20. Demam. Bayi demam jika suhu tubuhnya di atas 37,7° C. Beri asetaminofen untuk bayi (yang sudah Anda konsultasikan dengan dokter) dan tunggu 30 – 45 menit untuk melihat apakah obatnya bekerja. Longgarkan pakaiannya dan tempelkan spons berisi air bukan pada dahi melainkan di ketiak, kaki dan badannya. Susui sesering dan sebanyak mungkin, jika dalam 24 jam tidak kunjung reda, bawa ke dokter.

#21. Batuk. Susui bayi agar lendir kental di saluran napasnya mencair. Beri minyak telon hangat ke dada dan leher untuk melegakan pernapasan. Singkirkan perangsang batuk seperti bau obat nyamuk atau matikan AC. Untuk bayi dibawah usia 3 bulan, jangan memberinya obat batuk apapun kecuali atas petunjuk dokter.

#22. Diare. Pada bulan-bulan pertama, bayi bisa buang air besar hingga 8 sampai 10 kali dalam satu hari karena tubuhnya sedang beradaptasi dan pencernaannya belum sempurna. Tapi jika BABnya lebih banyak dari biasa dengan warna dan bau yang tidak normal, terus berikan ASI agar bayi tidak dehidrasi dan segera hubungi dokter anak.

#23. Jatuh. Perlahan, periksa seluruh tubuh bayi untuk melihat apakah ada perubahan warna kulit, pembengkakan, atau gangguan fungsi anggota badan. Gerakkan semua anggota badan secara pelan dan perhatikan reaksinya. Jika bayi tidak sadarkan diri, segera bawa ke UGD.

#24. Tersedak. Telungkupkan tubuh bayi dan tepuk-tepuk pundaknya agar benda asing yang berada di saluran pernapasannya keluar. Segera bawa ke UGD jika ia kesulitan bernapas.         

Kemampuan Bayi
Meski ia baru lahir ke dunia, jangan kira ia tidak bisa mengerti dan memahami Anda. Dengan caranya yang sederhana, ia mampu mengamati, menyerap dan melihat dunia.

#25. Pendengaran. Bahkan saat di kandungan, bayi sudah bisa mendengar suara yang ada di luar rahim. Saat dilahirkan, ia akan mengenali suara-suara yang sering ia dengar, yaitu suara Anda, ibunya. Jika bayi sulit tidur, coba setel radio, kipas angin atau bahkan penyedot debu. Suara bising yang teratur ini justru akan mengingatkannya dengan suara menderu perlahan di dalam kandungan, dan ia justru  menjadi lebih tenang.

#26. Penglihatan. Bayi baru lahir hanya bisa melihat dengan jarak pandang sekitar 30cm. Tapi ini sudah cukup untuk ia mengamati wajah ibu dengan jelas saat Anda menyusuinya. Karena ia belum bisa memfokuskan penglihatannya, jangan menggantung mainan di atas kepalanya, setidaknya hingga ia berusia 2 bulan.

#27. Indera perasa. Janin ikut merasakan apa yang Anda minum dan makan melalui cairan ketuban. Bahkan setelah ia lahir, ia bisa merasakan berbagai rasa makanan melalui ASI yang Anda berikan. Sebaiknya, Anda hanya memberinya ASI atau susu formula sampai ia berusia 6 bulan sebelum memperkenalkannya dengan makanan padat.

#28. Indera peraba. Ini adalah indera yang paling kuat untuk membentuk ikatan emosional Anda dengan bayi. Sering-seringlah memeluk dan menggendongnya. Jangan takut, ia tidak akan ”bau tangan” dan selalu minta digendong, karena penelitian terbaru menunjukkan bahwa bayi yang sering dibelai dan dipeluk justru tidak serewel bayi yang jarang dipeluk.

#29. Penciuman. Tahukah Anda bahwa indera penciuman bayi lebih baik dari penciuman Anda? Bahkan sebelum ia berusia genap satu minggu, ia sudah bisa mengenalia aroma unik yang dikeluarkan ASI.

#30. Bermain. Meski ia belum bisa berbicara, sering-seringlah mengajaknya berbicara dan tataplah matanya. Ceritakan kisah lucu dan menyanyilah dengan riang. Bayi paling senang mendengar suara-suara lucu yang Anda keluarkan saat berbicara dengannya. Berinteraksi dengan bayi akan membantu mengoptimalkan kecerdasan dan merupakan langkah awal untuk pembentukan pribadinya.

Ciri-ciri Wanita Solehah Idaman Lelaki

CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH

1. Mencintai Allah dan Rasul
Melebihi cinta dan ketaatan kepada orang lain.Sabda Rasulullah s.a.w : “Tiga perkara sesiapa yang memilikinya akan mendapat kemanisan iman: menjadikan Allah dan Rasulnya lebih di cintai daripada kedua-duanya…” Riwayat al-Bukhari dan Muslim.

Mencintai Allah dan Rasul dengan mentaati segala suruhan dan larangan syarak.

Sabda Rasulullah s.a.w melalui hadis qudsi: “hamba-ku yang mendekatkan diri kepada-ku dengan melakukan amalan fardu lebih aku cintai. Sentiasalah hamba-ku berterusan menghampiriku dengan melakukan amalan sunat sehingga aku mengasihinya. Apabila aku mengasihinya, jadilah aku pendengarnya yang dia mendengar dengannya, penglihatan yang dia melihat dengannya, tangan yang dia memukul dengannya dan kaki yang dia berjalan dengannya, kalau dia meminta kepadaku, pasti aku akan memberinya dan kalau dia memohon perlindunganku, pasti aku akan melindunginya” Riwayat al-Bukhari.

Termasuk mencintai Rasulullah mengikut dan mencintai baginda dalam setiap perkara Firman Allah s.w.t :”Katakanlah (wahai Muhammad): jika benar kalian mencintai Allah, maka ikutlah aku,nescaya Allah akan mengasihi kalian, Dan (ingatlah), Allah maha pengampun; lagi maha mengasihani”:- surah Ali Imran:31

2. Mentaati Ibu Bapa
Sentiasa mentaati ibu bapa dalam perkara makruf menasihati ke arah kebaikan. Jangan menderhaka kepada keduanya.

Firman Allah s.w.t “Dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapa”- surah al-Israk:23
Sebelum bersuami ketaatan kepada ibu bapa adalah yang lebih utama selepas Allah dan Rasul.

3. Mentaati Suami Dalam Perkara Makruf
Setelah berkahwin ketaatan kepada ibu bapa berpindah kepada suami. Mentaati dalam perkara yang baik dan harus. Apabila suami menyuruh kepada maksiat tiada lagi ketaatan.
Sabda Rasulullah s.a.w: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam perkara maksiat kepada Allah”.

Rasululllah bersabda, “Jika diizinkan seorang manusia sujud kepada manusia,tentu aku akan suruh wanita-wanita sujud kepada suaminya”.-Riwayat al-Tirmizi hasan sahih.

Rumah tangga bahagia sebenarnya terletak pada isteri yang solehah. Ia taat kepada perintah Allah dan Rasul serta setia kepada suami yang soleh.

“Wanita yang solehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri (tidak berlaku curang serta memelihara rahsia dan harta suaminya ) di belakang suaminya, oleh kerana Allah telah memelihara mereka…” (Surah An-Nisa’:34)

4. Menguruskan rumahtangga
Seorang isteri Muslimah disuruh oleh Allah agar sentiasa berada dirumah dan tidak boleh pergi kemana-mana sesuka hati tanpa izin suami. Duduk dirumah bukan bererti hanya berdiam diri sahja tetapi mengerjakan tugas sebagai isteri.

Hikmah daripada perintah Allah tersebut iaitu, supaya para isteri dapat menjaga dan mendidik anak secara lebih sempurna ketika suami mencari rezeki. Masa lapang ia perlu di isi dengan menambah pengetahuan tentang ugama sebagai bekalan untuk menghadapi ujian hidup pada masa hadapan dan membimbing keluarga ke arah kebaikan.

Sabda Rasulullah s.a.w “Menuntut ilmu wajib ke atas setiap muslim”. Riwayat Ibn Majah Sahih oleh al-Albani dalam Sunan Ibn Majah.

Bijaksana menguruskan hal rumahtangga mendahulukan amalan yang wajib daripada yang sunat. Amalan sunat dan tanggungjawap kepada suami dan keluarga perlu didahulukan kewajipan sebagai isteri daripada amalan sunat yang lain.Sabda Rasulullah s.a.w: “Tidak halal bagi wanita berpuasa sedangkan suaminya ada di sisi tanpa keizinannya”.- Fath al-Bari, Kitab al-Nikah.

5. Berhias untuk suami
Menghias diri merupakan kegemaran wanita. Namun kadangkala wanita yang tidak faham akan kewajipannya,ia berhias diri ketika akan keluar rumah. Tetapi ketika di rumah ia dalam keadaan tidak bersih. Padahal di dalam Islam menganjurkan supaya isteri berhias hanya untuk suami.

Sebuah riwayat menceritakan : “Rasulullah s.a.w ditanya tentang sebaik-baik wanita. Baginda menjawab:Yang menyukakan kamu apabila memandangnya. Apabila disuruh, dia patuh, menjaga rahsiamu dengan baik dan menjaga harta kamu”.- Riwayat Ahmad dan selainnya dihasankan oleh al-Albani.

Tujuan isteri berhias ketika di rumah ialah supaya suami terhibur. Jika suami pulang dari tempat kerja dalam keadaan letih dengan melihat isteri dalam keadaan berseri-seri serta pakaian yang bersih, maka ia menjadi penawar kepada suami. Sehingga keletihan dalam mencari rezeki tadi menjadi hilang, dan bertambahlah kasih sayangnya terhadap isteri.

Sabda Rasulullah SAW: “Dari Jabir ra. Ia berkata: Kami pernah pergi bersama-sama Rasulullah di dalam satu peperangan. Ketika kami sampai ke Madinah, kami ingin masuk ke rumah masing-masing. Maka Rasulullah SAW pun bersabda: Bersabarlah, iaitu masuklah pada waktu malam iaitu selepas Isyak, supaya isteri dapat bersikat rambutnya yang kusut dan supaya ia dapat berhias kerana telah lama telah ditinggalkan suaminya.” (HR:Muttafaqun Alaihi)

Berhias bukan sahaja bagi menyambut kepulangan suami dari tempat kerja tetapi juga ketika suami ada di rumah. Wanita Islam hanya boleh berhias untuk dirinya sendiri dan untuk suaminya. Berhias mestilah dilakukan secara besederhana , kerana tujuan berhias agar ia kelihatan bersih dan senang dilihat oleh suami.

6. Berpakaian menurut ajaran Islam
Isteri yang menutup auratnya merupakan isteri yang solehah, Allah SWT berfirman, ertinya: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah sebagai perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian daripada tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (Surah Al-A’raar:26).

Wanita solehah perlu memastikan dirinya bersih , kemas dan cantik di rumah bersama suaminya. Apabila melangkah keluar rumah pakaian yang dipilih sentiasa memenuhi syarat syarak menutup aurat dengan sempurna. Dilarang memakai pakaian yang menampakkan susuk tubuh aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan kedua-dua tangan hingga ke pergelangan.

7. Menjaga batas pergaulan
Allah memerintahkan para wanita agar menundukkan pandangan ketika berhadapan dengan lelaki ajnabi. Jika terdapat sebarang urusan, dia menjaga batasan yang sepatutnya. Ia perlu bagi mengelakan fitnah.

8. Bersahabat dengan wanita solehah
Seseorang itu dinilai mengikut kawan-kawan yang rapat dengannya. Jika kawan-kawanya solehah, maka dia juga memiliki sifat yang sama.

Sabda Rasulullah s.a.w : “seseorang itu berada di atas agama kawannya. Oleh itu, perhatikanlah salah seorang kamu siapa kawannya”. -Riwayat Abu Daud dan al-Tirmizi dengan sanad yang Sahih.