Renungan: Menangislah Karena Dosa

DOSA akan menghancurkan seorang hamba yang mana ia sangat membutuhkan keselamatan! Untuk itulah sangat pantas bagi orang yang mengetahui bahaya sebuah dosa, untuk menangis dan bertaubat, atau takut akan akibat yang ditimbulkanya.

Dari Uqbah Ibn Amir RA berkata,” Aku bertanya kepada Rasullah tentang keselamatan.” Beliau pun menjawab, “Jagalah lisanmu, menetaplah dirumahmu (tatkala terjadi fitnah atau kemungkaran merajalela), dan menangislah atas dosa-dosamu.” (HR. Turmudzi)

Abdurrahman Ibn Abdullah Ibn Mas`ud berkata bahwa Ayahnya berkata kepadanya, “Takutlah terhadap Tuhanmu, menetaplah dirumahmu, kuasailah lidahmu, dan menangislah dengan mengingat dosa-dosamu.” (HR. Ibnu Majah)

Alqomah Ibn Martsad berkisah, “Sifat zuhud bermuara pada delapan orang Tabi`in, salah satunya adalah al-Aswad Ibn Yazid. Dia adalah seorang yang tekun beribadah, dan berpuasa sampai-sampai wajahnya kelihatan menghijau dan menguning. Alqomah Ibn Qais bertanya kepadanya, “Untuk apakah penderitaan ini?” Ia menjawab, “Aku ingin mengistirahatkan jasad ini (dari siksa akhirat), sesungguhnya akhirat membutuhkan kesungguhan.”

Ketika sedang sakaratul maut ia menangis, maka ia ditanya: “Mengapa kamu takut?” ia menjawab: “Bagaimana aku tidak takut! Lalu siapakah yang berhak dariku akan hal itu?! Demi Allah, kalau sekiranya aku dianugerahi ampunan dari Allah SWT, niscaya rasa malu akan menggelayutiku, akibat dari perbuatanku! Sesungguhnya seorang yang berbuat kesalahan kepada seseorang, lalu orang tersebut memaafkanya, maka laki-laki itu akan sesenantiasa merasa malu pada orang yang memaafkanya.”

Salamah Ibn Sa’id bercerita bahwa pada suatu hari Ziyad tertawa sehingga suaranya terdengar melengking.” Lalu ia berucap, “Astaghfirullah!” dan iapun menangis dengan sangat keras. Setelah majlis tersebut bubar, teman-temanya berkata, “Kami tidak pernah melihat -semoga Allah memberi kemashalatan kepada tuan- suatu tangisan akibat dari tertawa, secepat tangisanmu yang kemarin!” Ziyad berkata, “Demi Allah, sesungguhnya pada saat itu aku terkenang suatu dosa yang pernah aku perbuat, dan aku sangat menikmatinya!, tapi kemudian aku mengingatnya maka akupun menangis karena takut akan akibat buruknya,” lalu iapun menagis lagi.”

Musa Ibn Isa al-Absi menuturkan, “Hudzaifah al-Mar`asyi memandangi seorang laki-laki yang sedang menangis. Hudzaifah bertanya, “Apakah gerangan yang menyebabkanmu menangis, wahai pemuda?!”

“Aku terkenang dosa-dosaku yang telah aku perbuat.” Jawab pemuda tersebut Kemudian Hudzaifiah ikut menangis, lalu berguman, “Benar! Wahai saudaraku! Untuk perbuatan dosalah kita patut menangis.”

Ibnu Hayyan menuturkan, “Aku telah mendengar Shalih al-Mirriy mengucapkan, “Jika anda tidak menangis atas dosa-dosa anda maka siapakah yang akan menangisi dosa-dosa itu sepeninggal anda?!” Lalu Shalih pun menangis dan berkata lagi, “Wahai saudara-saudaraku! Menangislah atas dosa-dosa! Sesungguhnya dosa-dosa itu jika telah mengotori hati, hingga hati itu tertutupi, maka tak satupun dari petuah-petuah yang akan melekat dihati.”

Bahr Abu Yahya berkata, “Aku mendengar salah seorang ahli ibadah mengatakan, “Menangislah! Bagi siapa saja yang mengetahui bahwa dia tidak akan selamat, melainkan dengan terus bersedih dan menangis.” Lalu ia bersenandung, “
Barangsiapa mengalirkan air matanya karena dunia,
(Ketahuilah) sesungguhnya kami mengucurkan air mata karena menangis sebagai pengakuan atas dosa-dosa kami.

‘Athiyah al-Aufi berkata, “Telah sampai padaku sebuah riwayat bahwa barangsiap menangis atas kesalahan-kesalahannya, maka itu akan menghapus kesalahan-kesalahannya.

”Malik Ibn Dinar berkata, “Menangis atas dosa-dosa, itu akan menghapuskannya, seperti angin yang menerbangkan dedaunan yang kering!” [sumber:khadijahalumayah] | Islampos

Membangun Keluarga Sakinah Dengan Semangat 4-Ta

Keluarga sakinah mawaddah wa rahmah adalah idaman seluruh keluarga muslim. Itu pula tujuan pernikahan yang disebutkan Allah dalam Surat Ar Rum ayat 21.

Bagaimana membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah? Rumus 4-Ta ini insya Allah bisa kita terapkan bersama.

1. Ta’aruf

Ta’aruf artinya adalah saling mengenal. Untuk membangun keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, suami istri perlu saling mengenal satu sama lain. Ta’aruf (nadhar) menjelang pernikahan adalah bagian dari proses ini. Namun, ta’aruf itu belum cukup. Sering kali suami istri baru dapat mengenal lebih dalam setelah sekian lama menjalani kehidupan berkeluarga.

Ta’aruf di sini bukan hanya mengenal bahwa istri kita berasal dari kota A, berpendidikan B, memiliki latar belakang C. Tetapi juga sampai pada mengenal karakternya, sifat-sifatnya, apa yang disukai dan apa yang tidak disukainya.

Dalam sesi “quis keluarga romantis” saya menemukan, tidak semua suami mengenal istrinya dengan baik. Mulai dari ukuran sepatu, warna baju favorit, hingga makanan favorit. Bahkan, ada pula suami yang tidak tahu ukuran baju istrinya, meskipun pilihannya hanya S, M, L dan XL.

Mengenal dengan baik adalah modal awal untuk langkah berikutnya. Pernah terjadi dalam keluarga, suami membelikan hadiah baju kepada istrinya. Niatnya baik, tetapi ukurannya keliru, motifnya tidak disuka. Istrinya tidak mau makai dan minta baju itu ditukar. Sang suami marah, lalu terjadilah pertengkaran. Dan seringkali, pertengkaran dalam rumah tangga karena hal-hal kecil akibat kurangnya ta’aruf seperti ini.

2. Tafahum

Setelah saling mengenal, maka suami istri perlu saling memahami; tafahum. Karena ia tahu suaminya tidak suka pedas, maka istri tidak memasakkan makanan pedas. Atau ia memasak dalam dua versi; yang pedas untuknya, yang tidak pedas untuk suaminya. Karena mengenal dengan baik bahwa istrinya tidak suka suami menyebut-nyebut masa lalunya, maka suami tidak melakukannya.

Tafahum membuat kehidupan suami istri menjadi lebih dekat dengan sakinah (ketenangan, kedamaian, kebahagiaan). Istri yang mengenal baik suaminya, memahaminya, ia tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan suaminya. Ia bersyukur atas karunia Allah yang dianugerahkan kepada mereka. Pun suami, ia memahami istrinya ia tidak akan marah kepada istri atas kesalahan kecil yang dilakukannya, mengingat begitu banyaknya perannya sebagai istri dan sebagai ibu.

Ada suami yang kadang tidak memahami bahwa istrinya suatu saat juga bisa lelah karena seharian membersamai anak-anak, belum ditambah aktif dalam dakwah, lalu memaksa istri untuk masak. Suami tidak mau makan kecuali masakan istri. Ini sungguh memberatkan. Padahal kalau satu dua kali tidak masak dan makan di luar atau beli makanan sebenarnya tidak masalah.

3. Ta’awun

Untuk mewujudkan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah, ta’awun adalah keniscayaan. Suami istri harus saling menolong. Saling menolong agar semakin kokoh dalam kebaikan, semakin kokoh dalam ketaatan. Jika suami belum bangun di akhir malam, istri yang membangunkannya. Jika istri suka marah, suami yang mengingatkannya.

Dalam pekerjaan sehari-hari, ta’awun juga mutlak diperlukan. Sebuah keluarga yang tidak memiliki khadimat (pembantu), suami istri perlu berbagi tugas. Mungkin istri yang menyapu, suami yang mengepel. Istri yang memasak, suami yang memandikan anak. Dan seterusnya.

Dengan ta’awun, suami istri laksana burung yang terbang dengan dua sayap. Ke manapun mereka bisa. Setinggi apa pun mereka mampu, insya Allah. Maka kita lihat betapa banyak keluarga yang bertumbuh pesat baik dalam cinta, finansial, dan pendidikan karena suami istri mengedepankan ta’awun dalam rumah tangga.

4. Takaful

Takaful (saling menanggung beban) adalah rumus berikutnya untuk membangun sakinah mawaddah wa rahmah. Kita sadar, setiap keluarga pasti memiliki tantangan dan memiliki beban. Beban itu berat jika dipikul sendiri, tetapi terasa ringan jika dipikul bersama.

Implementasi takaful dalam kehidupan suami istri diawali dengan keterbukaan untuk menyampaikan persoalan. Istri sharing, suami mendengarkan. Suami menceritakan masalah yang dihadapinya, istri menyimaknya. Lalu mereka saling memberikan penguatan, memotivasi, dan mengambil tindakan untuk meringankan beban kekasihnya sekaligus mendoakannya. Ungkapan khas dari takaful adalah “Sayang, apa yang perlu aku lakukan untuk meringankan masalah ini.” Jadi fokusnya adalah solusi, bukan masalah. Apapun masalah yang dihadapi, yakin ada solusi. Sebesar apapun masalah datang, yakin ada pertolongan Allah yang Maha Besar.

Wallahu a’lam bish shawab.

Jangan Suka Menahan Buang Air Kecil

Saat melakukan perjalanan jauh dan timbul keinginan untuk buang air kecil, seringkali orang merasa malas untuk berhenti sejenak karena merasa 'tanggung'. Nyatanya, kebiasaan ini memberi efek buruk bagi kesehatan tubuh, khususnya kesehatan organ ekskresi Anda.

Dalam kondisi normalnya, kandung kemih bisa menampung urine sebanyak 300-400 cc. Tapi kalau sudah lebih dari itu dan ditahan dalam waktu yang cukup lama bisa menimbulkan risiko infeksi kandung kemih. Pada akhirnya jika diteruskan kondisi tersebut bisa berlanjut hingga timbul perasaan anyang-anyangan. Anyang-anyangan merupakan kondisi di mana seseorang selalu merasa ingin buang air kecil, tetapi urinenya sedikit atau bahkan tidak ada.

Terlalu sering menahan buang air kecil, terutama bagi orang yang memiliki riwayat kerusakan pada dinding otot kencing, bisa berujung hingga menimbulkan lumpuh.

Yang penting diingat juga adalah jangan lantas membatasi air minum agar lebih jarang buang air kecil. Justru saat perjalanan jauh seperti itu kondisi dehidrasi harus bisa dicegah dengan banyak mengonsumsi air putih. Semoga Bermanfaat

Ciri-ciri Wanita Solehah Idaman Lelaki

CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH

1. Mencintai Allah dan Rasul
Melebihi cinta dan ketaatan kepada orang lain.Sabda Rasulullah s.a.w : “Tiga perkara sesiapa yang memilikinya akan mendapat kemanisan iman: menjadikan Allah dan Rasulnya lebih di cintai daripada kedua-duanya…” Riwayat al-Bukhari dan Muslim.

Mencintai Allah dan Rasul dengan mentaati segala suruhan dan larangan syarak.

Sabda Rasulullah s.a.w melalui hadis qudsi: “hamba-ku yang mendekatkan diri kepada-ku dengan melakukan amalan fardu lebih aku cintai. Sentiasalah hamba-ku berterusan menghampiriku dengan melakukan amalan sunat sehingga aku mengasihinya. Apabila aku mengasihinya, jadilah aku pendengarnya yang dia mendengar dengannya, penglihatan yang dia melihat dengannya, tangan yang dia memukul dengannya dan kaki yang dia berjalan dengannya, kalau dia meminta kepadaku, pasti aku akan memberinya dan kalau dia memohon perlindunganku, pasti aku akan melindunginya” Riwayat al-Bukhari.

Termasuk mencintai Rasulullah mengikut dan mencintai baginda dalam setiap perkara Firman Allah s.w.t :”Katakanlah (wahai Muhammad): jika benar kalian mencintai Allah, maka ikutlah aku,nescaya Allah akan mengasihi kalian, Dan (ingatlah), Allah maha pengampun; lagi maha mengasihani”:- surah Ali Imran:31

2. Mentaati Ibu Bapa
Sentiasa mentaati ibu bapa dalam perkara makruf menasihati ke arah kebaikan. Jangan menderhaka kepada keduanya.

Firman Allah s.w.t “Dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapa”- surah al-Israk:23
Sebelum bersuami ketaatan kepada ibu bapa adalah yang lebih utama selepas Allah dan Rasul.

3. Mentaati Suami Dalam Perkara Makruf
Setelah berkahwin ketaatan kepada ibu bapa berpindah kepada suami. Mentaati dalam perkara yang baik dan harus. Apabila suami menyuruh kepada maksiat tiada lagi ketaatan.
Sabda Rasulullah s.a.w: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam perkara maksiat kepada Allah”.

Rasululllah bersabda, “Jika diizinkan seorang manusia sujud kepada manusia,tentu aku akan suruh wanita-wanita sujud kepada suaminya”.-Riwayat al-Tirmizi hasan sahih.

Rumah tangga bahagia sebenarnya terletak pada isteri yang solehah. Ia taat kepada perintah Allah dan Rasul serta setia kepada suami yang soleh.

“Wanita yang solehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri (tidak berlaku curang serta memelihara rahsia dan harta suaminya ) di belakang suaminya, oleh kerana Allah telah memelihara mereka…” (Surah An-Nisa’:34)

4. Menguruskan rumahtangga
Seorang isteri Muslimah disuruh oleh Allah agar sentiasa berada dirumah dan tidak boleh pergi kemana-mana sesuka hati tanpa izin suami. Duduk dirumah bukan bererti hanya berdiam diri sahja tetapi mengerjakan tugas sebagai isteri.

Hikmah daripada perintah Allah tersebut iaitu, supaya para isteri dapat menjaga dan mendidik anak secara lebih sempurna ketika suami mencari rezeki. Masa lapang ia perlu di isi dengan menambah pengetahuan tentang ugama sebagai bekalan untuk menghadapi ujian hidup pada masa hadapan dan membimbing keluarga ke arah kebaikan.

Sabda Rasulullah s.a.w “Menuntut ilmu wajib ke atas setiap muslim”. Riwayat Ibn Majah Sahih oleh al-Albani dalam Sunan Ibn Majah.

Bijaksana menguruskan hal rumahtangga mendahulukan amalan yang wajib daripada yang sunat. Amalan sunat dan tanggungjawap kepada suami dan keluarga perlu didahulukan kewajipan sebagai isteri daripada amalan sunat yang lain.Sabda Rasulullah s.a.w: “Tidak halal bagi wanita berpuasa sedangkan suaminya ada di sisi tanpa keizinannya”.- Fath al-Bari, Kitab al-Nikah.

5. Berhias untuk suami
Menghias diri merupakan kegemaran wanita. Namun kadangkala wanita yang tidak faham akan kewajipannya,ia berhias diri ketika akan keluar rumah. Tetapi ketika di rumah ia dalam keadaan tidak bersih. Padahal di dalam Islam menganjurkan supaya isteri berhias hanya untuk suami.

Sebuah riwayat menceritakan : “Rasulullah s.a.w ditanya tentang sebaik-baik wanita. Baginda menjawab:Yang menyukakan kamu apabila memandangnya. Apabila disuruh, dia patuh, menjaga rahsiamu dengan baik dan menjaga harta kamu”.- Riwayat Ahmad dan selainnya dihasankan oleh al-Albani.

Tujuan isteri berhias ketika di rumah ialah supaya suami terhibur. Jika suami pulang dari tempat kerja dalam keadaan letih dengan melihat isteri dalam keadaan berseri-seri serta pakaian yang bersih, maka ia menjadi penawar kepada suami. Sehingga keletihan dalam mencari rezeki tadi menjadi hilang, dan bertambahlah kasih sayangnya terhadap isteri.

Sabda Rasulullah SAW: “Dari Jabir ra. Ia berkata: Kami pernah pergi bersama-sama Rasulullah di dalam satu peperangan. Ketika kami sampai ke Madinah, kami ingin masuk ke rumah masing-masing. Maka Rasulullah SAW pun bersabda: Bersabarlah, iaitu masuklah pada waktu malam iaitu selepas Isyak, supaya isteri dapat bersikat rambutnya yang kusut dan supaya ia dapat berhias kerana telah lama telah ditinggalkan suaminya.” (HR:Muttafaqun Alaihi)

Berhias bukan sahaja bagi menyambut kepulangan suami dari tempat kerja tetapi juga ketika suami ada di rumah. Wanita Islam hanya boleh berhias untuk dirinya sendiri dan untuk suaminya. Berhias mestilah dilakukan secara besederhana , kerana tujuan berhias agar ia kelihatan bersih dan senang dilihat oleh suami.

6. Berpakaian menurut ajaran Islam
Isteri yang menutup auratnya merupakan isteri yang solehah, Allah SWT berfirman, ertinya: “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah sebagai perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian daripada tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (Surah Al-A’raar:26).

Wanita solehah perlu memastikan dirinya bersih , kemas dan cantik di rumah bersama suaminya. Apabila melangkah keluar rumah pakaian yang dipilih sentiasa memenuhi syarat syarak menutup aurat dengan sempurna. Dilarang memakai pakaian yang menampakkan susuk tubuh aurat wanita adalah seluruh tubuh kecuali muka dan kedua-dua tangan hingga ke pergelangan.

7. Menjaga batas pergaulan
Allah memerintahkan para wanita agar menundukkan pandangan ketika berhadapan dengan lelaki ajnabi. Jika terdapat sebarang urusan, dia menjaga batasan yang sepatutnya. Ia perlu bagi mengelakan fitnah.

8. Bersahabat dengan wanita solehah
Seseorang itu dinilai mengikut kawan-kawan yang rapat dengannya. Jika kawan-kawanya solehah, maka dia juga memiliki sifat yang sama.

Sabda Rasulullah s.a.w : “seseorang itu berada di atas agama kawannya. Oleh itu, perhatikanlah salah seorang kamu siapa kawannya”. -Riwayat Abu Daud dan al-Tirmizi dengan sanad yang Sahih.

20 Ciri Wanita Idaman Pria

www.kerja-ngo.com
Setiap Wanita adalah jodoh bagi setiap Pria, begitu juga sebaliknya. Allah SWT telah menciptakan umat manusia secara berpasang2an. Namun ada beberapa hal yang perlu Wanita dan Pria ketahui tentang jodoh idamannya tersebut, berikut ini CuitNews sharing informasi tentang 20 Ciri Wanita Idaman Pria yang dirangkum dari berbagai sumber.

“Dan diantara tanda-tanda(kebesaran)-Nya ilah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri,agar kamu cenderung dan berasa temteram kepadanya.Dan menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang”. (QS anRuum:21)

Ciri-ciri wanita yang solehah diantaranya taat kepada Allah. Berbuat baik kepada orang tua. Sentiasa taat dan berkhidmat kepada suami dengan sepenuh hati. Menutup dan menjaga aurat. Tidak berhias apabila keluar rumah. Tidak keluar sendirian atau bersama Pria, kecuali bersama mahramnya. Berbuat baik dengan tetangga. Suka mempunyai anak yang ramai dan berusaha untuk mendidik mereka dengan sebaik-baiknya.

1. Inner Beauty
Ciri pertama Wanita idaman Pria adalah wanita yang lemah lembut dalam bertutur kata, memiliki kepribadian yang santun, dan memiliki prinsip hidup.

2. Keanak-anakan
Pria suka membela, menjaga, membimbing dan melindungi. Kepribadian wanita yang ke kanak-kanakan memang merupakan salah satu keindahannya namun jangan berlebihan karena akan menunjukkan bahwa wanita itu belum dewasa.

3. Cantik
Kecantikan adalah sesuatu yang relatif dan sulit mencari jawaban yang pasti tentang standard kecantikan seorang wanita. NAFSU mengatakan wanita cantik pada rupanya, AKAL mengatakan wanita cantik pada ilmu dan kecerdasannya, HATI mengatakan wanita itu cantik pada akhlaknya.

4. Berakhlak Mulia
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang solehah”. Sebagai ibu, pelukannya menjadi penghangat dan ketenangan bagi anak2nya. Sebagai istri, Wanita menjadi menyejuk duka dari kegelisahan. Sebagai kekasih, sosok yang selalu dirindukan. Sebagai mujahidah, berdiri dibelakang untuk mendukung mujahidin ALLAH SWT.

5. Berpegang teguh pada agama
“Wanita dinikahi karena 4 perkara, karena Kecantikannya, karena Hartanya, karena Keturunannya, dan karena Agamanya. Sebaik-baik wanita adalah dipilih karena Agamanya”

6. Dari keturunan yang baik-baik
Seorang wanita dari keturunan yang baik-baik mudah diterima Pria. Islam mengangkat tinggi derajat setiap umatnya yang bertaubat dan sentiasa memperbaiki diri karena taqwa menjadi derajat kemuliaan disisi Allah.

7. Bijaksana
Wanita idaman Pria adalah wanita yang pandai tetapi tidak memamerkan kepandaiannya.
Saidatina Aisyah r.a. merupakan seorang tokoh wanita intelektual dan juga panutan bagi setiap Wanita solehah. Sebanyak 2.210 hadis sahih telah diriwayatkan selama 9 tahun hidup bersama Rasulullah s.a.w. Beliau merupakan fuqoha’ (ahli hukum) Madinah yang berpengetahuan dalam bidang pengobatan.

8. Tidak mempamerkan ke-seksian
“Wanita yang berpakaian tetapi sebenarnya telanjang untuk mencari perhatian Pria, yang melenggok-lenggokkan tubuhnya, yang kepalanya seperti punuk (bonggol) unta, mereka itu tidak akan masuk syurga”.

(Hadis Riwayat Muslim)
Tahukah kamu wahai wanita, bahwa pria memang suka melihat tubuhmu yang seksi itu, tapi hanya sebatas suka saja dan nafsu pria untuk melakukan hubungan intim denganmu untuk sekali saja dan kamu akan dilupakan selamanya, bukan ingin menikahi kamu.

9. Tidak Cerewet
Pria tidak suka Wanita yang cerewet karena cerewet akan menurunkan wibawa seorang pria dimata teman-temannya dan selalu menjaga jarak komunikasi dengan kamu.

10. Memahami Pria Contoh:
Seorang wanita menghubungi pria dengan mengatakan:
“Itulah abang! Asyik kerja aja. Mementingkan diri sendiri, Tak ingat balik ke rumah, Tak habis-habisnya dengan kawan… kawan… kawan… Saya di rumah banyak pekerjaan, anak2 nanya ayahnya terus dari tadi, apa saya harus kerjakaan semuanya sendiri!”

Ternyata yang sebenarnya terjadi pada pria adalah:
“Dia seorang karyawan, bos sambung meeting hingga pukul 7 malam. Singgah shalat Maghrib di Masjid. Ada penceramah idola (atau sudah lama ingin suasana majelis Dakwah). Dengar ceramah sehingga sholat ‘isya. Dalam perjalanan pulang, kawan lama telpon minta jumpa di warung ada hal penting katanya. Pukul 10 malam baru sampai di rumah”.
Selepas semua kepenatan diluar. Sampai dirumah, Pria hanya berharap disambut dengan senyuman, tapi yang didapati adalah istrinya menyambut dengan muka cemberut dan tatapan emosi.

11. Tidak terlampau cemburu
“Tidak boleh iri hati melainkan dalam dua perkara yaitu seseorang yang telah dikurniakan Allah harta lalu dihabiskan dijalan Allah dan orang yang dikurniakan ilmu pengetahuan, lalu ia mengajarkan berdasarkan ilmunya kepada orang lain (al-Quran dan Hadis)” (riwayat Al-Bukhari dan Muslim).

12. Sejuk mata memandang
Bersopan-santun, sentiasa memaniskan muka. Sentiasa senyum. Menutup aurat. Ramah dan mesra. Menundukkan pandangan.

13. Pandai menaikkan semangat dan bermotivasi
Pria lebih tertarik untuk mencari wanita yang pandai menaikkan semangat dan memotivasi ketika dia memerlukannya.

14. Canggih
Wanita yang pandai menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman tetapi masih mengekalkan ciri-ciri wanita Islam yang berakhlak mulia dan menutup aurat.

15. Mempunyai persamaan yang bermakna
Suatu hari, Imam Malik kaget melihat burung Merpati dan Gagak berkumpul bersama. Dengan spontan beliau berkata, “Kedua-duanya bersatu padahal jenisnya tidak sama”. Ketika burung itu terbang, beliau melihat keduanya masih ada persamaan yaitu kedua-duanya cacat. Lalu beliau berkata, “Sebab itulah burung itu dapat bersatu”.

16. Pemaaf
Wanita yang suka mendahului meminta maaf walaupun dirinya tidak bersalah, mempunyai peribadi yang unggul dan mudah disayangi Pria.

17. Seimbang
Seimbang dari sudut pergaulan, keagamaan, mengurus diri, dan management waktu.

18. Percaya diri
Berbeda dengan wanita yang suka diperlakukan dengan lembut, pria umumnya lebih suka dihargai. dipuji dengan tulus dan diberi kepercayaan. Penghargaan dari seorang wanita bisa membuat pria merasa bangga dengan dirinya dan lebih percaya diri, sehingga makin menambah kasih sayangnya kepada wanita yang dia cintai

19. Mempunyai “body language” yang baik
Maksud “body language” di sini adalah cara berbicara dan bersikap ketika di hadapan orang ramai.

20. Bersifat keibuan
Menyenangkan orang tua dan menggembirakan anak-anak.

Demikian penjelasan tentang 20 Ciri Wanita Idaman Pria semoga menjadi referensi bagi kita semua yang terus ingin memperbaiki diri. Semoga Allah SWT melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya kepada kita semua. Aamin ya rabbal `alamin.

Istimewanya Kaum Wanita di Mata Allah SWT

www.devjobs.asia
Banyak wanita yang bilang bahwa susah menjadi wanita muslim, lihat saja aturan-aturan dibawah ini :
  1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki. 
  2. Wanita perlu minta ijin dari suami apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
  4. Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada lelaki.
  5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak
  6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada istrinya.
  7. Talak terletak di tangan suami dan bukan istri.
  8. Wanita kurang nyaman dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas.
  9. Dan lain – lain
Tentunya setiap wanita Muslimah ingin menjadi ahli Surga. Pada hakikatnya wanita ahli Surga adalah wanita yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki. Di antara ciri-ciri wanita ahli Surga adalah :
  1. Bertakwa. 
  2. Beriman kepada Allah, Malaikat-Malaikat-Nya, Kitab-Kitab-Nya, Rasul-Rasul-Nya, hari kiamat, dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.
  3. Bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadlan, dan naik haji bagi yang mampu.
  4. Ihsan, yaitu beribadah kepada Allah seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak dapat melihat Allah, dia mengetahui bahwa Allah melihat dirinya.
  5. Ikhlas beribadah semata-mata kepada Allah, tawakkal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut terhadap adzab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepada-Nya, dan bersabar atas segala takdir-takdir Allah serta mensyukuri segala kenikmatan yang diberikan kepadanya.
  6. Gemar membaca Al Qur’an dan berusaha memahaminya, berdzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa kepada Allah semata.
  7. Menghidupkan amar ma’ruf dan nahi mungkar pada keluarga dan masyarakat.
  8. Berbuat baik (ihsan) kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin, dan seluruh makhluk, serta berbuat baik terhadap hewan ternak yang dia miliki.
  9. Menyambung tali persaudaraan terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya, dan memaafkan orang yang mendhaliminya.
  10. Berinfak, baik ketika lapang maupun dalam keadaan sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.
  11. Adil dalam segala perkara dan bersikap adil terhadap seluruh makhluk.
  12. Menjaga lisannya dari perkataan dusta, saksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain (ghibah).
  13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.
  14. Berbakti kepada kedua orang tua.
  15. Menyambung silaturahmi dengan karib kerabatnya, sahabat terdekat dan terjauh.
Demikian beberapa ciri-ciri wanita Ahli Surga yang kami sadur dari kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423. Ciri-ciri tersebut bukan merupakan suatu batasan tetapi ciri-ciri wanita Ahli Surga seluruhnya masuk dalam kerangka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Ta’ala berfirman : “ … dan barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai sedang mereka kekal di dalamnya dan itulah kemenangan yang besar.” (QS. An Nisa’ : 13)
PERINTAH ALLAH SWT UNTUK MEMAKAI KERUDUNG / JILBABKeharusan kaum wanita memakai kerudung kepala tertera dalam surat An Nur ayat 31 yang cukup panjang, yang penulis kutip satu baris saja, yang berbunyi sbb.:

" Katakanlah kepada wanita yang beriman,....... Dan hendaklah mereka menutupkan kerudung kepalanya sampai kedadanya".....
Dan seperti yang tercantum dalam surat Al Ahzab ayat 59 yang artinya sbb.:

" Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isteri engkau, anak-anak perempuan engkau dan isteri-isteri orang-orang mu'min, supaya mereka menutup kepala dan badan mereka dengan jilbabnya supaya mereka dapat dikenal orang, maka tentulah mereka tidak diganggu (disakiti) oleh laki-laki yang jahat. Allah pengampun lagi pengasih".

Perintah Allah diatas adalah jelas dan tegas yang wajib hukumnya bagi kaum wanita sebagaimana dinyatakan Allah pada pembukaan surat An-Nur tersebut yang berbunyi sbb.:

" Inilah satu surah yang Kami turunkan kepada Rasul dari Kami wajibkan menjalankan hukum-hukum syariat yang tersebut didalamnya. Dan Kami turunkan pula didalamnya keterangan-keterangan yang jelas, semoga kamu dapat mengingatnya".

Dari bunyi ayat diatas, jelaslah wanita yang tidak memakai kerudung telah melakukan dosa yang besar karena ingkar kepada hukum syariat Islam yang diwajibkan oleh Allah. Perintah Allah diatas ini ditegaskan lagi oleh Nabi Muhammad SAW dalam hadist beliau yang artinya sbb:

"Wahai Asma! Sesungguhnya seorang perempuan apabila sudah cukup umur, tidak boleh dilihat seluruh anggota tubuhnya, kecuali ini dan ini. sambil Rasulullah menunjuk muka dan kedua tapak tangannya". (Riwayat: Abu Daud)

Sekarang kalau kita keliling diseluruh Indonesia, Malaysia, Singapore dan Brunei, sedikit sekali kaum wanita Islam yang memakai kerudung kepala, umumnya hanya anak-anak gadis sekolah pesantren. Jumlah kaum wanita yang memakai kerudung kepala bisa dihitung dengan jari, tidak ada artinya dari jumlah penduduk Islam yang jumlah lebih jurang dari 180 juta.

Kalau begitu gambarannya, banyak sekali kaum wanita yang masuk neraka, cocok sekali dengan bunyi hadits dibawah ini yang artinya sbb.:

" Saya berdiri dimuka pintu sorga, tiba-tiba umumnya yang masuk kesorga orang-orang miskin, sedang orang yang kaya-kaya masih tertahan, hanya saja bahagian mereka telah diperintah masuk neraka, dan aku berdiri di muka pintu neraka maka kebanyakan yang masuk neraka wanita".. (Riwayat: Usamah bin Zaid ra.)
Banyak kaum wanita yang masuk neraka, semata-mata karena didalam hidupnya tak mau memakai kerudung kepala atau jilbab, didalam neraka akan mendapat siksaan yang berat sekali sebagaimana diceritakan Nabi Muhammad SAW dalam hadits beliau yang artinya sbb:

"Wanita yang akan digantung dengan rambutnya, sampai mendidih otak dikepalanya didalam neraka, ialah wanita yang memperlihatkan rambutnya kepada laki-laki yang bukan muhrimnya". (Riwayat: ........................)

Hadits diatas adalah bahagian akhir dari hadits Nabi Muhammad SAW yang cukup panjang, yang menceritakan berbagai macam siksa neraka yang diperlihatkan Allah waktu beliau pergi mi'raj. Waktu beliau menceritakan nasib kaum wanita yang berat siksanya didalam neraka karena tak mau memakai kerudung kepala atau jilbab didalam hidup, beliau meneteskan air mata.

Begitulah Nabi Muhammad SAW menangisi nasib kaum wanita dari ummatnya nanti di akhirat, tetapi sekarang kalau kaum wanita Islam disuruh memakai kerudung kepala, banyak alasannya, ada yang mengatakan fanatik agama, sudah kuno tak cocok dengan zaman, panas, dan lain sebagainya.

Sikap kaum wanita di zaman sekarang sungguh bertolak belakang dengan sikap kaum wanita di zaman dahulu waktu ayat kerudung kepala itu turun sebagaimana diceritakan Aisyah, isteri Nabi Muhammad SAW berikut ini:

"Telah berkata Aisyah: Mudah-mudahan Allah memberi rahmat atas perempuan-perempuan Muhajirat yang dahulu, Diwaktu Allah menurunkan ayat kerudung itu, mereka koyak kain-kain berlukis mereka yang belum dijihat, lalu mereka jadikan kerudung". (Riwayat: Abu Daud dan Bukhari)
Sikap wanita Islam di Medinah pada waktu turunnya ayat kerudung itu, betul-betul cocok dengan pribadi seorang beriman, sebagai yang digambarkan Allah didalam Al-Qur'an, yaitu jika mereka mendengar ayat-ayat Allah dibacakan, mereka lalu berkata: "Kami mendengar dan kami patuh".)

Tetapi sekarang sikap kaum wanita Islam, jika dibacakan ayat mengenai keharusan memakai jilbab, mereka berkata: "Kami mendengar, tetapi kami ingkar". Kalau begitu sikap kaum wanita Islam terhadap ayat jilbab ini, betul tidak cocok dengan pengakuannya kepada Allah didalam shalat yang berbunyi sbb.:

"La syarikallahu wabiza lika ummirtu wa anna minal muslimin" yang artinya:
"Tiada syarikat bagi Engkau dan aku mengaku seorang muslimah".

Seorang wanita yang mengaku dirinya seorang muslimah, yaitu tunduk patuh kepada seluruh perintah Allah, harus berpakaian muslimah didalam hidupnya, yaitu terdiri dari jilbab dan pakaian yang menutup seluruh anggota tubuhnya, berlengan panjang sampai pergelangan tangannya dan memakai rok yang menutup sampai mata kakinya. Kalau mereka tidak berpakaian seperti diatas, mereka bukan disebut wanita muslimah. Jadi pernyataannya didalam shalat yang berbunyi: "Aku mengaku seorang muslimah" adalah dusta kepada Allah.

Siapkah Kamu Menjadi Isteri Teladan

Lowongan Kerja Ngo, Devjobs Asia
Isteri yang tidak merasa berat hati kalau hanya untuk sekedar mencuci pakaian suami.

Isteri yang tidak merasa terbebani kalau hanya untuk sekedar mempersiapkan sarapan pagi untuk suami.

Isteri yang tidak merasa malas diri kalau hanya untuk sekedar memasangkan kaos kaki suami.

Isteri yang tidak merasa berat di lidah kalau hanya untuk sekedar mendoakan suami saat bekerja.

Isteri yang tidak merasa pelit kalau hanya untuk sekedar tersenyum menyambut kepulangan suami dari kerja.

Isteri yang tidak merasa rendah diri kalau hanya untuk sekedar mencium tangan suami.

Isteri yang tidak merasa risih kalau hanya untuk sekedar merias diri untuk kebahagiaan suami.

Andai saja para Isteri tahu..

Di situlah sebenarnya ridha suami bakal didapati.
Di situlah sebenarnya ada pintu bagi Isteri untuk menjadi seorang bidadari.
Di situlah sebenarnya tersimpan salah satu bentuk pengabdian yang suci kepada suami.
Dan di situlah sebenarnya ridha Ilahi tersembunyi.

Yang akan menuntun para Isteri untuk mendapat Ridha Allah menuju surga-Nya.

Bagaimana dengan sahabat?
Sudah siapkah menjadi Isteri yang demikan?

Jadilah Wanita Kuat Sahabatku

Lowongan Kerja Ngo, Devjobs Asia
Menjadi wanita itu jangan mau diremehkan lelaki.
Menjadi wanita itu jangan mau dipermainkan lelaki.
Menjadi wanita itu jangan mau dibuat nangis lelaki.

Jagalah lisan...!!
Agar lelaki bersikap sopan.

Hijablah aurat...!!
Agar lelaki menghormati.

Jagalah akhlak...!!
Agar dimuliakan lelaki.

Tegaslah dalam bersikap.
Kuatkan hati dengan iman.
Jagalah harga diri.

Percayalah kelak engkau akan menjadi wanita yang paling dihargai, dihormati dan dimuliakan oleh kaum lelaki.

Nasehat Alam Kubur

www.kerja-ngo.com
1). Aku adalah tempat yg palinggelap di antara yang gelap, maka terangilah aku dengan TAHAJUD.

2). Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlahaku dengan ber SILATURAHIM.

3). Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca AL-QUR'AN.

4). Aku adalah tempatnya binatang-binatang yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal SEDEKAH,

5). Aku yang menyepitkanmu hingga hancur bilamana tidak Solat, bebaskan sempitan itu dengan SOLAT.

6). Aku adalah tempat untuk merendammu dengan cairan yang sangat amat sakit, bebaskan rendaman itu dengan PUASA.

7). Aku adalah tempat Munkar& Nakir bertanya, maka Persiapkanlah jawabanmu dengan Perbanyak mengucapkan Kalimat"LAILAHAILALLAH"

Semoga Bermanfaat..

Mengenal Lebih Dekat Seorang Wanita

Www.devjobs.asia
Jangan sentuh hati wanita bila hanya membuatnya kecewa...

Jangan memberikan harapan bila tidak bisa memberi kelanjutan...

Jangan suka tebari khayalan indah bila tak bisa menjadikan khayalan itu, hanya bayangan saja...

Jangan engkau iming imingi wanita mimpi-mimpi hidup bahagia jika tak akan menjadi nyata!

Duhai lelaki jika merasa sudah mampu khitbahlah lalu nikahilah...
Jika belum mampu tahanlah...


Karena jika engkau paksakan untuk dia menunggu dengan tanpa hubungan yang halal engkau hanya akan menyakitinya pelan tapi pasti...

Karena apa...?
Karena ketika kata-kata yang sudah mendarat ditelinganya dan ternyata itu semua hanya angan-angan, maka tanpa engkau sedari yang menantilah yang paling tersakiti...

Menjadi Seorang Wanita Sejati

www.devjobs.asia
Seorang wanita sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya,

tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya.

Wanita sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona,
tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi lekuk tubuhnya.

Wanita sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan,
tetapi dari keikhlasan ia memberikan kebaikan itu.

Wanita sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya,
tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

Wanita sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,
tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara.

Wanita sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian,
tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.

Wanita sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan,
tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.

Wanita sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani,
tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur.

Wanita sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul,
tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.

Cara Agar Suami Anda Tidak Selingkuh Dan Cara Mengatasi

Cara Agar Suami Tidak Selingkuh Dan Cara Mengatasi
Selingkuh atau perselingkuhan yang terjadi dalam rumah tangga akan menjadi awal dari keretakan sebuah rumah tangga baik dilakukan suami maupun istri. Lalu bagaimana cara mengetahui suami selingkuh atau istri selingkuh ? Itu mungkin yang seringkali menjadi pertanyaan bagi para pasangan.

Belakangan ini perselingkuhan seakan menjadi kebiasaan dalam kehidupan rumah tangga, kalaupun perselingkuhan itu benar-benar tidak terjadi, kecurigaan terjadinya perselingkuhan dari salah satu pasangan seringkali mewarnai perjalanan rumah tangga  sehingga tidak jarang menjadi pemicu keretakan dalam rumah tangga.

Selingkuh umumnya dilakukan oleh suami. Karena itu sering kali menjadi pertanyaan bagi seorang istri, Bagaimana agar suami tidak selingkuh…? Selingkuh seringkali di identikan dengan suami yang suka jajan.

Namun tidak jarang suami yang suka selingkuh atau doyan jajan kadang dibalas dengan selingkuh oleh istri, sehingga keharmonisan rumah tangga menjadi semakin berantakan.
Salah satu ciri pasangan atau suami selingkuh bisanya sering tampak tidak jujur atau suka berbohong dan salah satu yang lebih parah suami tidak mau diajak berhubungan intim atau suka dan gampang marah-marah tanpa alasan,  seakan – akan istri tidak ada benernya,… tapi jangan khawatir dibawah ini cara jitu mengatasi suami suka selingkuh sekaligus agar selalu disayang suami.

Inilah cara agar suaminya tidak selingkuh, yaitu:

1. Melayani Suami Dengan Baik
Melayani suami tidak hanya sebatas aturan dan tradisi, melayani suami menjadi sebuah kewajiban yang harus ditaati oleh seorang istri. Oleh karena itu anda harus melayani suami dengan sebaik-baiknya.

Ada 2 hal yang sering dipesankan oleh orang-orang tua jaman dulu yang masih tradisional untuk diterapkan saat ini yaitu melayani dengan baik soal makan dan ditempat tidur.

Untuk itu sebagai istri anda harus bisa memuaskan selera makan suami dengan jalan menyiapkannya. Bila perlu anda bisa mengikuti kursus masak agar bisa menyiapkan menu-menu yang lebih bervariasi. Dengan demikian suami jadi betah dirumah dan tidak mencari-cari alasan untuk makan diluar kecuali bila ingin berekreasi bersama anda atau anak-anak.

Melayani ditempat tidur berarti anda harus selalu tampil menggairahkan di mata suami. Selain itu anda harus selalu menyiapkan stamina agar siap kapanpun melayani suami ditempat tidur. Belajarlah lebih banyak tentang variasi hubungan seksual, sehingga hubungan anda berdua tidak membosankan hal ini akan membuat anda berdua semakin mesra dengan suami merasa tidak perlu membayangkan wanita lain, karena telah memiliki pasangan yang hebat.

2. Jadilah Pendengar yang baik
Mungkin tidak semua hal ingin dibicarakan suami, namun saat dia bersemangat ingin menceritakan sesuatu pada anda jadilah pendengar yang baik. Bila anda tidak tertarik pada topik pembicaraannya, anda tidak perlu memaksakan diri untuk memberikan komentar.
Sebab bisa saja komentar anda salah dan membuat semangatnya untuk bercerita hilang. Cukup diam dan mengiyakan sekali-kali. Suami akan panas bila apa yang dipikirkan bisa dikeluarkan. Jadi dia tidak perlu mencari wanita lain untuk ” curhat “

3. Selalu menjaga Penampilan
Menjaga penampilan merupakan hal yang cukup penting. Sebab suami umumnya ingin istrinya selalu tampil menarik, baik untuk menyenangkan diri sendiri atau untuk menunjukkan pada orang lain bahwa ia memiliki istri yang menarik. Oleh karena itu anda harus memperhatikan penampilan anda.

Bila keuangan memungkinkan pergilah ke salon untuk merawat tubuh dan rambut. Jangan lupa berhias dan memakai parfum, namun sesuaikan dengan selera suami. Bila dia lebih suka anda berdandan natural, maka jangan berhias terlalu menor, sebab suami tidak berselera bisa membuat dia tidak betah berada disamping anda.

4 . Jadilah Ibu yang Siap memanjakannya.
Suami juga memiliki sifat kekanak – kanakan dalam dirinya. Oleh karena itu sesekali berlakulah sebagai seorang ibu yang memanjakan dia. Dengan cara seperti itu, dia pasti akan merasa tenang bersama anda. Hal ini bisa anda lakukan terutama disaat suami sedang sakit atau memiliki masalah,` belaian lembut, dekapan hangat dan kata – kata yang menghibur akan menenangkan.

Ini tentu tidak terlalu sulit anda lakukan, sebab anda sudah bisa melakukannya pada anak-anak anda, atau belum memiliki anak, ingatlah apa yang dilakukan ibu anda dahulu pada anda.

5. Memperbanyak Kegiatan Agama
Tidak ada yang bisa menyangka peran agama sebagai benteng utama dalam mempertahankan kesetiaan. Oleh sebab itu, ajaklah suami untuk beribadah secara teratur mendengarkan ceramah agama atau mengunjungi Rumah Ibadah. Buku-buku tentang pengetahuan agama perlu anda koleksi sebagai panduan dalam berumah tangga. Suami yang taat beragama biasanya akan selalu menjaga kesetiaannya.

Dari beberapa cara diatas merupakan langkah awal yang perlu anda lakukan agar suami tidak selingkuh sekaligus merupakan cara mengatasi suami yang suka selingkuh atau jajan diluar.

Semoga bermanfaat. | MajalahSakinah